Connect with us

FEED

Farikhatul Azizah, Mahasiswi Unikama yang Inisiasi Gerakan Peduli Lingkungan

Farikhatul Azizah, Mahasiswi Unikama yang Inisiasi Gerakan Peduli Lingkungan




Green Milenial Ngalam Creative (GMNC) bersama Bupati Malang Sanusi.(dok/komunitas GMNC).


© Disediakan oleh Kumparan
Green Milenial Ngalam Creative (GMNC) bersama Bupati Malang Sanusi.(dok/komunitas GMNC).

MALANG – Komitmen Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjadi kampus unggul di tahun 2025 rupanya bukan isapan jempol belaka. Tak hanya menekankan disiplin ilmu hingga enterpreneur, kampus mutikuktural ini juga getol mendorong mahasiswanya guna mengembangkan soft skill di berbagai lini.

Termasuk, Farikhatul Azizah. Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) ini menyalurkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan membentuk komunitas Green Milenial Ngalam Creative (GMNC).



Tim peduli sampah yang tergabung dalam komunitasi GMNC.(dok/GMNC).


© Disediakan oleh Kumparan
Tim peduli sampah yang tergabung dalam komunitasi GMNC.(dok/GMNC).

Menurut Ika, komunitas yang baru terbentuk sejak bulan Oktober 2020 lalu ini telah memiliki 127 anggota. Serta, bergerak di sektor kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya, pengolahan limbah sampah.

Dalam penerapannya, setiap anggota akan menjadi kader di lingkungannya masing-masing. Dengan demikian, pihaknya juga menggandeng bank sampah yang ada di sekitar lokasi untuk mengolah sampah tersebut.



Farikhatul Azizah. Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, PG-PAUD, inisiator GMNC.(dok/pribadi).


© Disediakan oleh Kumparan
Farikhatul Azizah. Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, PG-PAUD, inisiator GMNC.(dok/pribadi).

“Saat ini, langkah awal kami mulai dengan mengedukasi masyarakat supaya memilah sampah dari rumah, mana yang organik dan bukan. Nanti arahnya untuk pengelolahan limbah. Akan ada komposer, trus kita olah disitu supaya bisa jadi oakan ternak atau pupuk untuk sayuran organik,” ujar mahasiswa semester 7 ini.





© Disediakan oleh Kumparan


Saat ditanya mengapa memilih sampah, menurutnya tak bisa dipungkiri bahwa sampah merupakan masalah yang tak pernah ada habisnya. Kendati sepele, justru bisa berdampak besar, seperti banjir yang belakangan terjadi saat musim hujan.

“Pada akhirnya karena kita memang masyarakatnya konsumtif, tanpa dibarengi adanya edukasi pengolahan sampah yang baik, dari situ kita sebagai pemuda ingin ada perubahan yang baik dalam pengolahan sampah, yang kreatif dan inovatif,” tambahnya.

Sejauh ini, lanjutnya, gerakan ini banyak dilakukan di beberapa wilayah Kabupaten Malang. Seperti Kepanjen, Jabung, Dampik, Pagak, Turen dan sebagainya. Pun, GMNC juga berhasil bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang di beberapa aktivitas.

“Kami juga berencana kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Malang untuk membantu edukasi masyarakat. Karena itu yang penting, setelah itu baru diarahkan. Sembari kita merumuskan formula bagaimana supaya gerakan ini nanti jadi gerakan yang optimal, ” tegas dia.



Tetap semangat di sela-sela aktivitas.(dok/GMNC).


© Disediakan oleh Kumparan
Tetap semangat di sela-sela aktivitas.(dok/GMNC).

Selain itu, di sektor pemberdayaan masyarakat, GMNC ini juga aktif memberikan pendampingan desa

Seperti hadirnya tepat wisata Tanaka Waterfall.

“Kami juga sudah ada projek Tanaka Waterfall, disitu kita ada pendampingan desa. Kami bantu memanfaatkan sumber air yang sekarang jadi viral di sosial media,” imbuh perempuan asal Kepanjen itu

Ke depan, ia berharap gerakan dan ilmu yang didapatkan dari Unikama dapat dimanfaatkan untuk membawa Kabupaten Malang menjadi bebas sampah.

“Itu goalsnya, seperti jargon dari Kementerian Lingkungan Hidup, menuju Indonesia bebas sampah. Harapan kita Kabupaten Malang bisa bebas sampah dan menuju wisata yang ramah,” tandasnya (ads)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Siklon Tropis 94W Mendekat, Indonesia Potensial Diguyur Hujan Petir Lebat

Siklon Tropis 94W Mendekat, Indonesia Potensial Diguyur Hujan Petir Lebat



loading…

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) memonitor adanya bibit siklon tropis 94W yang mulai tumbuh di wilayah Samudera Pasifik sebelah utara Papua pada Senin (12/4/2021).

Melalui citra satelit Himawari-8, bibit siklon tropis yang terdeteksi di -5.8 LU-141.1 BT itu menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif yang persisten dan cukup signifikan di sekitar sistem dalam enam jam terakhir.

Area dengan kecepatan angin maksimum (15-20 knot) terkonsentrasi di kuadran utara dan selatan dari pusat sistem. Adapun tekanan minimum bibit siklon tropis 94W mencapai 1007 hPa dan dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 20 knot atau 37 km/jam.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Puncak Bogor Hujan Lebat Disertai Kilat hingga Sore

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan bahwa keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W dalam 24 jam kedepan ini memberikan dampak tidak langsung berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam 24 jam kedepan yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa wilayah di Tanah Air.

“Dalam 24 jam ke depan memberikan dampak tidak langsung berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Guswanto melalui keterangan tertulis.

Adapun sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94W menurutnya meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Dalam hal ini Guswanto menekankan bahwa wilayah dengan level ‘waspada’ untuk potensi banjir/bandang dua hari ke depan berdasarkan prakiraan berbasis dampak adalah; Sulawesi Utara dan Maluku Utara. “Waspada Sulawesi Utara dan Maluku Utara,” katanya.

Baca juga: Habis Seroja Muncul Siklon Oddete, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa Gelombang Tinggi 1.25 sampai 2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, Perairan utara Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud, Laut Maluku, Perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.

Kemudian Gelombang Tinggi 2.5 hingga 4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Raja Ampat – Sorong, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura – Sarmi, Samudera Pasifik utara Papua Barat. Berikutnya Gelombang Setinggi 4.0 hingga 6.0 meter berpeluang terjadi di Samudera Pasifik utara Papua.

Menyusul adanya informasi prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. “Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati,” kata Guswanto.

Dalam hal ini, seluruh pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat juga diharapkan dapat mempersiapkan segala hal yang dianggap perlu untuk mengantisipasi adanya dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan dan pohon tumbang.

(muh)



Source link

Continue Reading

FEED

Hilang Sejak 3 Bulan Lalu, Pria yang Terseret Ombak di Pantai Cidaun Ditemukan Tinggal Tengkorak

Hilang Sejak 3 Bulan Lalu, Pria yang Terseret Ombak di Pantai Cidaun Ditemukan Tinggal Tengkorak




RS (23), warga Kecamatan Cianjur yang hilang terseret ombak Pantai Cidaun tiga bulan yang lalu, jenazahnya ditemukan dalam kondisi tak utuh tinggal tulang, Jumat (9/4/2021).


© Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
RS (23), warga Kecamatan Cianjur yang hilang terseret ombak Pantai Cidaun tiga bulan yang lalu, jenazahnya ditemukan dalam kondisi tak utuh tinggal tulang, Jumat (9/4/2021).

TRIBUNNEWS.COM – Misteri hilangnya seorang wisatawan di Pantai Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akhirnya terungkap.

Sebelumnya seorang pria berinisial RS (23) dilaporkan terseret ombak sekitar 3 bulan yang lalu.

Semenjak itu korban dinyatakan hilang.

Hingga akhirnya pada Jumat (9/4/2021), RS berhasil ditemukan dalam dalam kondisi tak utuh tinggal tulang.

Baca juga: Tak Tahan Lihat Ibunya Sering Dipukuli, Jamal Nekat Sabetkan Parang ke Leher Ayah hingga Tewas

Jenazah RS ditemukan sudah tak utuh, namun korban ditemukan masih mengenakan celana bertuliskan nafaro.

Ia ditemukan di pinggir perairan Pantai Cisela, Kecamatan Cidaun.

Kapolsek Cidaun, AKP Sumardi SH mengatakan, mayat yang ditemukan oleh seorang nelayan, adalah wisatawan yang terseret pada hari Minggu 23 Januari 2021.

“Sesosok mayat laki-laki yang kondisinya sudah dalam keadaan rusak (tulang belulang dada, tengkorak dan tangan) pergelangan tangan kiri tidak ada dan tidak ditemukan identitas diri.”

“Ternyata korban yang tenggelam beberapa bulan yang lalu dan sempat disisir pencarian bersama sama tim gabungan tidak ditemukan,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Baca juga: Tertangkap Basah, Pencuri Motor di Bogor Dikabarkan Tewas Diamuk Massa

Kapolsek mengatakan, masih ada yang mengenali korban karena celana pendek warna biru dan abu ada tulisan Nafaro.

“Setelah mayat diangkat ke darat ada yang menghubungi keluarga dan orang tersebut meyakinkan bahwa mayat tersebut adalah RS,” katanya.

Kapolsek mengatakan, pihak keluarga mengenali ciri-ciri mayat dari celana yang masih terpakai pada jenazah.

“Kami menyerahkan ke Puskesmas Cidaun lalu jenazah dibawa keluarganya ke Cianjur menggunakan mobil ambulans,” katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Terseret di Pantai Cidaun 3 Bulan Lalu, Wisatawan Ini Ditemukan Tinggal Tulang, Dikenali dari Celana

(Tribunjabar.id/ Ferri Amiril Mukminin)

Berita lainnya seputar Kabupaten Cianjur.



Source link

Continue Reading

FEED

Karier Jadi Prioritas Utama bagi 4 Zodiak Ini, Kamu Termasuk?

Karier Jadi Prioritas Utama bagi 4 Zodiak Ini, Kamu Termasuk?


AKURAT.CO Kehidupan karier memang masih menjadi rahasia bagi setiap orang. Ada yang mungkin memiliki karier panjang di satu perusahaan hingga pensiun, atau bahkan sering berpindah-pindah karena tidak cocok.

Tak semua orang akan sama dari kariernya. Hal ini wajar mengingat setiap orang memiliki sifat yang berbeda dan prioritas masing-masing.

Sama dengan zodiak, maka bisa jadi kelahiran rasi bintang bisa berpengaruh pada pandangan kamu mengenai karier ke depannya.

baca juga:

Berikut ini 4 zodiak yang akan memiliki karier panjang, dilansir dari berbagai sumber.

1. Scorpio
Zodiak satu ini memiliki energi yang besar dalam melakukan pekerjaannya. Untuk itu, tujuan karier baginya menjadi prioritas utama.

Paling penting bagi Scorpio adalah terus melatih kemampuan yang ada, agar ini dapat menunjang semangat yang dimiliki.

Untuk itu, penting sekali bagi kamu menjaga motivasi dan inspirasi untuk mencapai tujuan dan karier yang semakin sukses.

2. Sagitarius
Perencanaan serta keyakinan yang baik soal karier zodiak ini akan menjadi kunci untuk mendapatkan karier yang panjang.

Sagitarius juga akan memperoleh banyak energi positif dari sekitar, di mana ini akan membuat kamu semakin percaya diri terhadap karier yang digeluti.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close