Business is booming.

Dubes Andri Hadi Serahkan Surat Kepercayaan ke Raja Belgia Philippe




Dubes RI Brussel Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Raja Belgia. Foto: KBRI Brussel


© Disediakan oleh Kumparan
Dubes RI Brussel Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Raja Belgia. Foto: KBRI Brussel

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Andri Hadi, menyerahkan surat kepercayaan (letters of credentials) kepada Raja Belgia Philippe di Istana Raja di Brussel (Royal Palace of Brussels), Rabu (13/1).

Penyerahan surat kepercayaan adalah tanda secara resmi dimulainya tugas seorang Dubes di negara penempatan.

Dubes Andri Hadi sendiri sudah tiba di Belgia sejak 11 November 2020. Selain bertugas sebagai Dubes RI untuk Belgia, Andri Hadi juga diberi kepercayaan sebagai Duta Besar RI untuk Keharyapatihan Luksemburg, Uni Eropa dan World Customs Organization.

Mengawali perbincangan dalam one-on-one meeting, Dubes Andri Hadi menyampaikan salam hormat dari Presiden Presiden Jokowi kepada Raja Philippe. Mereka pernah bertemu pada 2016 lalu. Andri menuturkan, pertemuan itu sangat berkesan bagi Jokowi.

Andri menyebut Presiden Jokowi mengundang Raja Philippe untuk mengunjungi Indonesia jika kondisi pandemi COVID-19 sudah membaik.



Black box atau Flight Data Recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ 182 dihadirkan saat konpers di Dermaga JICT, Jakarta, Selasa (12/1). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO


© Disediakan oleh Kumparan
Black box atau Flight Data Recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ 182 dihadirkan saat konpers di Dermaga JICT, Jakarta, Selasa (12/1). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Raja Philippe sempat menyampaikan duka cita dan simpati atas musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu lalu. Raja Philippe juga menanyakan kondisi penanganan COVID-19 di Indonesia.

Dubes Andri Hadi menjelaskan, jika black box sudah ditemukan dan selanjutnya akan diinvestigasi untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat. Sedangkan terkait penanganan COVID-19, Andi menuturkan hari ini Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang divaksin COVID-19 di Indonesia.





© Disediakan oleh Kumparan


“Sebagai negara dengan penduduk lebih sekitar 270 juta, tentunya Indonesia menghadapi beberapa tantangan menangani pandemi COVID-19 ini. Namun demikian, dengan adanya vaksin, diharapkan Indonesia akan dapat mengelola pandemi COVID-19 dengan lebih baik,” kata Andri Hadi.

Raja Philippe kemudian menyampaikan rasa senangnya jika Indonesia dan Belgia akan merampungkan kerja sama counter terrorism. Sebab Indonesia dipandang baik dalam program deradikalisasi. Terkait ini, Dubes Andri Hadi percaya jika kerja sama ini akan membawa manfaat yang besar bagi kedua negara.

Selain itu, palm oil juga menjadi bahasan yang menarik. Andri Hadi menjelaskan, palm oil Indonesia merupakan sustainable palm oil yang diregulasi secara ketat serta memiliki sertifikasi baik nasional (ISPO) maupun internasional (RSPO).

“Palm oil justru merupakan satu-satunya vegetable oil yang memiliki proses sertifikasi. Semua palm oil Indonesia yang diekspor ke Eropa adalah palm oil yang berkelanjutan,” ucap Andri kepada Raja Philippe.

Dalam pertemuan sekitar 30 menit ini, Dubes Andri Hadi memberikan buku mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia berjudul ‘Revolusi. Buku itu ditulis oleh sejarawan yang juga arkeolog terkemuka di Belgia, David Van Reybrouck. Pemberian buku ini mendapat apresiasi dari Raja Philippe.



Dubes RI Brussel Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Raja Belgia. Foto: KBRI Brussel


© Disediakan oleh Kumparan
Dubes RI Brussel Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Raja Belgia. Foto: KBRI Brussel

Raja Philippe dan Andri Hadi sepakat perlunya penyelesaian segera negosiasi Indonesia – European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (l-EU CEPA) agar dapat mengoptimalkan potensi yang besar dari kedua negara.

Hubungan bilateral Indonesia dan Belgia dimulai sejak tahun 1949 sudah berjalan baik hingga saat ini. Total perdagangan Belgia dan Indonesia tahun 2019 mencapai USD 1,7 miliar. Sedangkan untuk Januari-Oktober 2020 mencapai USD 1,4 miliar dengan surplus untuk Indonesia.

Terkait komoditas ekspor Indonesia ke Belgia antara lain alas kaki, apparel, furniture, tembakau, kopi, teh, rempah, produk kulit, kayu dan produk kayu. Nilai investasi Belgia di Indonesia selama 5 tahun terakhir tercatat sebesar USD 610,89 juta.

Sedikitnya ada 870 perusahaan yang melakukan aktivitas bisnis dan perdagangan dengan Indonesia, antara lain Tribu NV, Ethnicraft, Vincent Sheppard, Socfin, Tereos Fks, SIOEN dan Lavatextiles.

Lebih lanjut, sebagai payung penguatan kerja sama bilateral, Indonesia dan Belgia telah menyepakati membentuk mekanisme konsultasi bilateral yang disebut Bilateral Consultation yang saat memasuki tahap penandatangan oleh kedua belah pihak.

Dalam ada acara penyerahan surat kepercayaan ini, Dubes RI didampingi oleh DCM KBRI Brussel Sulaiman Syarif dan Korfung Protkons KBRI Brussel Catur Hadianto. Acara ini juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol COVID-19.



Source link