Connect with us

INDONESIA

Dua Perempuan Muda Indonesia akan Ikuti Diskusi Global Pemuda G20

Dua Perempuan Muda Indonesia akan Ikuti Diskusi Global Pemuda G20

[ad_1]

Setiap tahun para pemuda dari negara-negara G20 bertemu dalam “G20 Youth” atau Y20 untuk merumuskan saran generasi muda mengenai isu-isu yang dihadapi para pemimpin G20 dan diharapkan membantu para pemimpin negara menentukan kebijakan-kebijakan mereka di masa yang akan datang.

Puteri A. Komarudin salah seorang dari tiga anggota delegasi Indonesia adalah politisi muda Indonesia dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Golkar.

Puteri adalah wakil dapil ke-7 Provinsi Jawa Barat yaitu Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Ia kerap turun menemui konstituen atau warga yang diwakilinya untuk mendapat masukan. Puteri adalah salah seorang anggota Komisi XI DPR, yang membawahi bidang perbankan, keuangan dan bidang rencana pembangunan.

Puteri Anetta Komarudin (foto: courtesy).

Puteri Anetta Komarudin (foto: courtesy).

Y20 menjadi kesempatan menyalurkan inspirasi bagi Putri.

“Kesempatan yang sangat baik untuk menyuarakan kepentingan pemuda-pemudi Indonesia di forum Internasional, apalagi karena pekerjaan sehari-hari sebagai wakil rakyat adalah menyerap aspirasi,” ujarnya.

Perempuan lainnya yang mewakili Indonesia adalah Caroline “Dea ” Tasirin. Dea adalah dosen di Universitas Sam Ratulangi, Manado. Ia memperoleh gelar Master of Forest Science dari Yale School of the Environment. Ia berpengalaman dalam konservasi, keterlibatan masyarakat, dan pendidikan lingkungan. Ia juga aktif berbagi pengetahuan bersama masyarakat adat yang tinggal di sekitar hutan.

Tahun ini Y20 memberinya kesempatan untuk mengarahkan perhatian para pemimpin dunia pada masalah lingkungan di Indonesia.

“Pertama untuk meningkatkan kesadaran internasional, ini loh yang sekarang terjadi di Indonesia banyak sekali sumber daya atau produk-produk di luar negeri yang sumber daya mentahnya itu diambil dari Indonesia. Dan ini terjadi pada sumber daya yang diambil, pada negara asal dari sumber daya yang digunakan,” ungkap Dea.

Caroline “Dea '' Tasirin (foto: courtesy).

Caroline “Dea ” Tasirin (foto: courtesy).

Meskipun setiap negara memiliki ekosistem yang berbeda, Dea mengatakan bahwa mencari persamaan di antara negara anggota akan mempermudah penentuan kebijakan lingkungan para pemimpin G20 secara kolektif.

Enam puluh pemuda dari negara anggota G20 tahun ini akan memusatkan perhatian pada pilar bagi langkah-langkah pemimpin, yaitu Rakyat, Bumi dan Kemakmuran. Para delegasi juga diminta untuk memilih jalur-jalur yang ingin dibahas nantinya dalam pertemuan dengan wakil-wakil negara lain.

“Jadi ada jalur inklusi, jalur pekerjaan di masa mendatang, dan jalur kesinambungan dan lingkungan yang sekarang diisi oleh Dea dan saya di inklusi , sementara Angelo (wakil Indonesia lainnya) pada jalur pekerjaan di masa mendatang,” tambah Puteri.

Salah satu topik inklusi yang diusulkan Puteri adalah inklusi digital bagi pendidikan di daerah pedalaman yang diharapkan akan meningkatkan kemampuan para pendidik dalam pembelajaran digital yang setara.

Pada jalur kesinambungan, lingkungan, perubahan iklim dan energi, Dea menekankan pentingnya tahap-tahap awal pemanfaatan sumber daya. “Bukan hanya pada tahap pengambilan saja tapi sepanjang alur produksi, distribusi sampai penggunaan itu kita terapkan langkah-langkah yang bertanggung jawab pada lingkungan,” tukasnya.

Sebagai perempuan, Puteri dan Dea juga membawa isu perempuan di ajang global ini, seperti peningkatan fasilitas layanan untuk perempuan dan perawatan serta pemenuhan hak-hak reproduksinya yang bisa menutup kesenjangan layanan antara perkotaan dan pedesaan.

Di tengah berlanjutnya pandemi, pertemuan yang dijadwalkan 18- 23 Juli di Italia kemungkinan pelaksanaan dialihkan menjadi pertemuan hibrid, langsung dan virtual. Namun para peserta tetap antusias menanti perundingan dengan mitra-mitranya dari anggota G20 lainnya.

G20 adalah kelompok negara yang terdiri dari Uni Eropa dan 19 negara lainnya yaitu Argentina, Australia, Brazil, Canada, Tiongkok, Jerman, Perancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Mexico, Federasi Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris dan AS. [my/em]

[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

INDONESIA

Elektabilitas Menurun, Peluang Prabowo Menang pada Pilpres 2024 Mengecil

Elektabilitas Menurun, Peluang Prabowo Menang pada Pilpres 2024 Mengecil

BuzzFeed – Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani sampaikan dalam keterangannya pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Gerindra Sulawesi Selatan. , bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mempunyai peluang besar mencalonkan sebagai presiden di 2024.

“Saya katakan, 2024 Pak Prabowo Insya Allah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua,” ujar Muzani lewat keterangannya, Ahad (10/10/2021).

Berdasarkan hasil Survei, Menurut Direktrur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai peluang Prabowo mencalonkan diri pada kontestasi Pilpres 2024 kian mengecil.

Hal ini terlihat dari tren penurunan elektabilitasnya di sejumlah lembaga survei.

“Jika dilihat dari data sejumlah hasil survei, elektabilitas Prabowo memang masih cukup tinggi, tetapi kecenderungannya mulai menurun,” ujar Karyono Wibowo Kamis (14/10/2021).

Elektabilitas Prabowo yang kian menurun, dapat dilihat melalui survei SMRC September 2021. Pada simulasi pertanyaan tertutup, elektabilitas Prabowo sebagai capres pada Oktober 2020 berada di posisi 22,2 persen. Pada Maret 2021 menurun menjadi 20,8 persen.

Meskipun, Survei pada Mei 2021 Elektabilitas Prabowo Elektabilitas Prabowo sempat naik menjadi 24,4 persen, Namun menurun cukup drastis pada September 2021 tinggal 20,7 persen atau bersaing sangat ketat dengan Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas 19,0 persen.

“Secara metodologi survei, posisi Prabowo dengan Ganjar tidak bisa disimpulkan bahwa Prabowo yang unggul karena selisihnya hanya 1,7 persen, masih berada di ambang margin of error sebesar kurang lebih 3,19 persen. Sementara itu, elektabilitas Anies Baswedan cenderung stagnan berada di posisi 14,3 persen,” kata Karyono.

Ketatnya persaingan antara Prabowo dan Ganjar juga terbaca dari hasil survei Charta Politika Survei yang dilakukan pada periode 12–20 Juli 2021 kepada 1.200 responden dengan margin of error 2,83 persen. Dalam simulasi, elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 16,2 persen bersaing dengan Prabowo dengan elektabilitas sebesar 14,8 persen, Anies Baswedan 14,6 persen.

Dalam simulasi 10 nama yang diuji, Ganjar Pranowo mendapat angka 20,6 persen, Anies Baswedan 17,8 persen, dan Prabowo Subianto 17,5 persen.

“Kecenderungan menurunnya elektabilitas Prabowo boleh jadi disebabkan sejumlah faktor. Pertama, ada kecenderungan masyarakat jenuh dengan figur lama dan menginginkan figur baru. Kedua, bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan membuat sebagian pemilihnya kecewa dan migrasi ke tokoh lain,” ucap Karyono.

Continue Reading

INDONESIA

Oknum Polisi Smack Down Mahasiswa, Tunjukan Arogansi Aparatur Keamanan

Oknum Polisi Smack Down Mahasiswa, Tunjukan Arogansi Aparatur Keamanan

BuzzFeed – Insiden yang memilukan bagi Aparatur Negara yang seharusnya menjadi pelayan rakyat. Dimana video beredar Oknum Polisi ‘Smack Down’ Pendemi di Tangerang beredar di Media Sosial.

Insiden tersebut diketahui saat Polisi sedang menjaga para peserta pendemo yang tergabung didalam Aliansi BEM se-Kabupaten Tangerang dalam rangka HUT Kab. Tangerang ke – 389, Rabu (13/10/2021)

Video beredar bahwa seorang polisi yang mengenakan baju berwarna cokelat menendang korban. FA pun sempat mengalami kejang-kejang.

Hingga, smackdown yang dilakukan oleh Oknum Polisi, pedemo yang berinisial FA dipiting lehernya lalu digiring oleh petugas berinisal NP. Setelah itu, NP membanting korban ke trotoar hingga terdengar suara benturan yang cukup keras.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan mengatakan, tindakan represif pihak keamanan yang kerap terjadi bukan merupakan sebuah arogansi.

“Lebih karena situasi di lapangan dan oknum yang bersangkutan tidak bisa mengendalikan diri,” kata Edi Kamis (14/10/2021).

Peristiwa ini menjadi catatan atas kembali terjadinya aksi represif aparat keamanan terhadap para pedemo.

Menurut dia, tindakan itu terjadi lebih karena situasi di lapangan dan ketidakmampuan anggota dalam mengendalikan diri. Sehingga harus jadi pelajaran untuk kepolisian, .

“Aturan sudah ada, pengarahan pimpinan sudah ada. Dalam pelaksanaan suka berbeda dengan yang ada,” ujar dia.

Edi mengatakan, insiden-insiden semacam ini harus bisa menjadi pelajaran untuk seluruh jajaran Polri. Ia pun mengaku prihatin atas aksi penganiayaan mahasiswa pedemo yang dilakukan oleh polisi.

Sanksi tegas Meski pelaku sudah meminta maaf, Edi menyebut tindakan itu tidak bisa ditolelir dan harus diberikan sanksi tegas. “Berbagai penyuluhan dan pembinaan sudah banyak dilakukan.

Namun demikian, terkadang situasi di lapangan berbeda,” jelas dia.

Ia mengatakan, pelaku penganiayaan pedemo itu bisa dikenakan sanksi disiplin Polri, mulai dari teguran, mutasi, hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Diketahui, Polda Banten dan Polres Kota Tangerang telah meminta maaf kepada korban.

“Polda Banten meminta maaf. Saya sebagai Kapolresta Tangerang juga meminta maaf kepada saudara FA, usia 21 tahun, yang mengalami tindakan kekerasan,” ujar Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro kepada awak media, Rabu.

Kepolisian berjanji akan menindak personal yang membanting korban.

Kendati demikian, Edi mengapresiasi sikap Kapolda Banten dan Kapolresta Tangerang yang meminta maaf kepada korban serta orangtuanya. “Mereka kita lihat merasa bertanggung jawab ketika melihat ada anak buahnya ada ke salahan dalam pengamanan demo.

Ada SOP yang dilanggar sesuai Perkap yang mengatur penggunaan kekuatan,” ujar Edi.

Continue Reading

INDONESIA

BLT Subsidi Gaji Tahap 5 Dikabarkan Cair, Cek Status Pencairannya

BLT Subsidi Gaji Tahap 5 Dikabarkan Cair, Cek Status Pencairannya

BuzzFeed –  Dikabarkan bahwa Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah sampaikan bahwa BLT Subsidi Gaji tersalurkan kepada 4,91 juta pekerja. Kendati Demikian, BLT Subsidi Gaji tersebut tidak dikenakan potongan apapun, termasuk di dalamnya biaya administrasi. Sehingga, BSU bisa ditarik atau dicairkan seluruhnya.

“Jadi bantuan BSU sebesar 1 juta rupiah tersebut dapat ditarik atau dicairkan seluruhnya,” tegas Ida, dikutip dari laman resmi Kemnaker.

Untuk diketahui, Besaran dana BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan atau BSU 2021 adalah Rp1 juta per penerima. Itu merupakan rapelan dua bulan, yang harusnya per bulan pekerja mendapat Rp500 ribu.

Pada BLT Subsidi Gaji tahap 5, ada 3,8 juta pekerja yang diusulkan BPJS Ketenagakerjaan dapat BSU. Ditargetkan, BSU selesai disalurkan pada bulan ini.

Sehingga, Tak perlu cek link BLT di www.kemnaker.go.id dan BPJS Ketenagakerjaan, berikut tanda baru penerima BSU Subsidi Gaji tahap 5.

Sementara secara keseluruhan di 2021, terdapat 8,7 juta pekerja yang diusulkan BPJS Ketenagakerjaan dapat BLT Subsidi Gaji. Pencairan BSU dilakukan sejak Agustus 2021.

Pada BLT Subsidi Gaji tahap 1 hingga 4, ada 4,91 juta pekerja yang diusulkan BPJS Ketenagakerjaan dapat BSU.

Syarat penerima BSU 2021 sendiri WNI yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar sebagai peserta yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai Juni 2021 dan memiliki upah paling besar Rp3,5 juta.

Pekerja yang menerima BSU juga harus bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 dan diprioritaskan bagi mereka yang bekerja di sektor industri barang konsumsi, transportasi, properti dan real estate, perdagangan dan jasa kecuali pendidikan dan kesehatan.

Jika masuk dalam daftar penerima BLT Subsidi Gaji, nantinya pekerja akan dapat BSU sebesar Rp1 juta yang pencairannya hanya sekali.

Selain itu, penerima BLT Subsidi Gaji diwajibkan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, di mana kepesertaannya wajib aktif hingga 30 Juni 2021.

Berikut cara cek status pencairan BLT Subsidi Gaji:

  1. Login ke link bsu.kemnaker.go.id menggunakan username dan password yang dimiliki
  2. Jika belum memiliki akun, daftar dulu di menu registrasi
  3. Setelah berhasil login, lengkapi profil yang ada
  4. Setelah lengkap kemudian cek pemberitahuan
  5. Lalu akan muncul informasi apakah karyawan terdaftar sebagai penerima BSU atau tidak

Sebenarnya, ada 2 link cek penerima BSU Subsidi Gaji. Selain Kemnaker, terdapat link untuk cek daftar penerima BLT yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, kini ada pemberitahuan terbaru yang disiapkan BPJS Ketenagakerjaan. Jika lolos jadi penerima BSU, akan dapat notifikasi langsung dari lembaga tersebut.

Cara pencairannya pun mudah. Tinggal mengisi formulir yang disediakan HR dari BPJS Ketenagakerjaan, nantinya BSU bakal langsung dicairkan.

Rencananya, penyaluran bakal dilakukan hingga akhir Oktober 2021. Demikian tanda baru penerima BSU Subsidi Gaji yang diterima penerima.

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close