Connect with us

News

Digrebek Cuma Pakai Selimut Berdua, Pria Hidung Belang: Saya Cuma Numpang Curhat Pak!

Digrebek Cuma Pakai Selimut Berdua, Pria Hidung Belang: Saya Cuma Numpang Curhat Pak!


Pasangan asusila digrebek

Pasangan asusila digrebek | jogja.tribunnews.com

Menangkap transgender

Tak hanya menjaring pria hidung belang, dalam operasi gabungan antara polisi setempat dan departemen Imigrasi Penang Malaysia itu juga mengamankan beberapa pekerja imigran ilegal dan sedikitnya 20 PSK.

Operasi itu dilakukan lantaran pejabat hukum setempat sudah menerima berkali-kali laporan warga setempat terkait praktik asusila dan pekerja ilegal di kawasan tersebut.

Salah seorang wanita yang identitasnya dirahasiakan juga mengakui kalau dirinya adalah seorang transgender, dalam interogasi itu pula terkuak jika dirinya sudah melakukan operasi ganti kelamin empat tahun silam.

Alasan wanita transgender itu rela menjadi budak nafsu bagi para pengunjung hidung belang adalah lataran ia terlilit hutang yang sangat besar terkait biaya ganti kelamin yang telah dilakukannya di Thailand.

Saya bekerja keras untuk uang agar bisa melakukan perubahan kelamin,

Lebih lanjut wanita transgender itu mengakui alasan ia ganti kelamin adalah demi memuaskan kemauannya sendiri dan untuk menjadi wanita seutuhnya.

Selain itu, pelanggan lebih menyukai saya dan mereka tidak tahu saya sebenarnya laki-laki, katanya.

Kawasan Mertajam, Malaysia memang dikenal sebagai kawasan merah oleh para pria hidung belang, tak hanya domestik tapi juga wisatawan mancanegara, selain terkenal, tarif murah yang ditawarkan untuk sekali esek-esek membuat banyak sekali pria hidung belang yang mampir untuk mencicipi cita rasa Asia Tenggara.

Menurut keterangan pejabat setempat, Asisten Komisaris Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid, selain menyita beberapa barang seperti lotion, handuk, tisu dan kondom yang diyakini digunakan saat berhubungan, pihaknya telah mendata kebanyakan pelanggan wisma tersebut pria yang berasal dari berbagai negara, diantaranya yang paling sering adalah Bangladesh, Myanmar dan Nepal.



Source link

Advertisement
Click to comment

News

Bikin Merinding! TV di Bolivia Siarkan Detik-detik Sakaratul Maut Pasien Covid-19

Bikin Merinding! TV di Bolivia Siarkan Detik-detik Sakaratul Maut Pasien Covid-19


Heboh TV Bolivia Siarkan Langsung Detik-Detik Sakaratul Maut Pasien Covid-19

Sejumlah petugas medis di rumah sakit La Paz, Bolivia saat menangani pasien Covid-19. | www.reuters.com

Seperti dilansir dari Kumparan.com, Jum’at (19/6), stasiun televisi yang menyiarkan secara langsung detik-detik kematian atau sakaratul maut pasien Covid-19 di Bolivia itu adalah televisi PAT.

Peristiwa ini sendiri diketahui terjadi di salah satu rumah sakit yang berada di sebelah timur Kota Santa Cruz pada Kamis (18/6) lalu.

Baca Juga: Dianggap Mengandung Unsur Komunis dan PKI, RUU HIP Blunder Baru Pemerintah?

Dalam siaran langsung yang kontroversial itu, diperlihatkan sejumlah dokter tengah berjuang menyelamatkan nyawa seorang pasien positif Covid-19 selama 30 menit perawatan.

Namun, meski sudah dilakukan tindakan resusitasi, pasien tersebut akhirnya meninggal dunia. Momen tersebut pun terlihat begitu memilukan sekaligus mengerikan.

Para dokter yang ada dalam video tersebut pun sempat terlihat menangis karena tak berhasil menyelamatkan nyawa si pasien.

“Dia meninggal, dia meninggal,” ucap dokter pada jurnalis PAT.

Baca Juga: Geger Ibu Tiri di Sulsel Bunuh Bayi 4 Tahun Secara Keji Pakai Pulpen, Begini Faktanya!

Heboh TV Bolivia Siarkan Langsung Detik-Detik Sakaratul Maut Pasien Covid-19

Penanganan Covid-19 di Bolivia. | kumparan.com

Sementara itu, pihak televisi PAT mengaku bahwa aksinya melakukan siaran langsung momen kematian seorang pasien Covid-19 ini untuk menggerakkan pemerintah agar bisa meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan rumah sakit.

Hal ini tidak lepas dari adanya anggapan lepas tangan dari pemerintah lokal pada para warga yang terinfeksi Covid-19.

Lembaga pengawas penyiaran dan Ombudsman di Bolivia pun angkat bicara. Mereka mengkritik keras tayangan tersebut karena mempertontonkan kesadisan dan hanya mencari sensasi semata.

“Tayangan itu menunjukkan pertentangan dengan perintah legal pemerintah, bisa memicu ketakutan kolektif,” ucap pejabat Ombudsman Bolivia , Nadia Cruz.

Baca Juga: Diduga Masukkan Jari ke Kemaluan Pasien, Dokter di Aceh Dilaporkan Polisi

Kecaman juga datang dari sesama jurnalis, salah satunya adalah Maria Trigo dari koran El Deber de Santa Cruz.

Dia menilai tontonan tersebut tidak hanya mengerikan tapi juga tidak menghormati keluarga yang ditinggalkan.

“Tidak ada rasa hormat terhadap keluarga, terhadap jenazah. Kita kehilangan banyak hal karena virus ini, termasuk empati,” ucapnya.



Source link

Continue Reading

News

Ramalkan Indonesia Setelah Pandemi Covid-19, Denny Darko: Akan Ada Ledakan Ekonomi Besar-besaran dan Orang Semakin Menggila!

Ramalkan Indonesia Setelah Pandemi Covid-19, Denny Darko: Akan Ada Ledakan Ekonomi Besar-besaran dan Orang Semakin Menggila!


Ramalkan Indonesia Setelah Pandemi Covid-19, Denny Darko: Akan Ada Ledakan Ekonomi Besar-besaran dan Orang Semakin Menggila!

Ahli tarot ternama, Denny Darko meramalkan kondisi Indonesia setelah pandemi Covid-19. | lingkarmadiun.pikiran-rakyat.com

Ahli tarot ternama, Denny Darko meramalkan kondisi Indonesia setelah pandemi Covid-19

Peramal Denny Darko kembali memprediksi apa yang akan setelah pandemi Covid-19 berakhir, yakni terjadi ledakan ekonomi besar-besaran.

Apa saja ledakan-ledakan itu? Mari kita simak!

1.

Ledakan ekonomi yang membuat semua akan benar-benar liar

Ahli tarot ternama, Denny Darko meramalkan kondisi Indonesia setelah pandemi Covid-19.

Ramalan Denny Darko | www.viva.co.id

Hal tersebut diungkap dalam kartu Three of Cups yang menjelaskan bahwa saat ini uang tidak beredar, artinya uang tersebut berada di suatu tempat.

Uang tersebut disimpan dengan rapi dalam brankas orang-orang kaya, berupa aset dan sebagainya yang tidak mereka belanjakan.

Jika satu tahun setengah uang tersebut tidak dikeluarkan, maka diawal tahun 2022 akan terjadi ledakan ekonomi yang besar pasca pandemi Covid-19.

“Tahun depan, dua tahun lagi, sepuluh tahun lagi akan terjadi ledakan ekonomi besar-besaran, orang akan menggila, semua akan benar-benar liar, uang akan dimana-mana,” tutur Denny.

Diketahui, Indonesia sempat mengalami kondisi ekonomi yang labil pada awal pandemi Covid-19. Bahkan, hingga kini sejumlah sektor usaha yang tadinya mendorong ekonomi Indonesia masih lesu.

Artikel Lainnya
2.

Orang baru di era baru bagi mereka yang berpikiran terbuka dan maju

Ahli tarot ternama, Denny Darko meramalkan kondisi Indonesia setelah pandemi Covid-19.

Ramalan Denny Darko | www.jpnn.com

Selain itu, Denny juga menjelaskan bahwa akan ada suatu tatanan sosial baru yang akan terjadi dengan didorongnya oleh kecepatan teknologi.

Perubahan yang terjadi sangat cepat ini akan menjadi suatu peluang besar bagi mereka yang memiliki ide untuk menciptakan sesuatu hal baru.

“Ini saat yang tepat jika kamu ternyata mimicu untuk menggapainya, maka kamu akan menjadi orang baru di era yang baru,” kata Denny.

Menurutnya, sesuatu yang lama tidak bisa memonopoli apa yang kita sukai melalui ide-ide untuk menciptakan hal-hal terbaru.

Hal ini hanya dapat dirasakan bagi orang-orang yang memiliki pikiran terbuka dan berpikir maju. Mereka akan mengambil manfaat dari peluang yang ada.

“Maka dari itu, hentikan berpikir yang dulu. Start untuk memulai dengan cara yang sekarang. Semua hal positif yang kita lupakan akan kembali lagi,” ucap Denny.

Denny juga meramalkan jika saat ini tiba, kesempatan yang dulunya tertutup akan terbuka dan membalas satu setengah tahun lalu yang terjadi.

Apakah yang telah diramalkan Denny Darko tentang ledakan besar-besaran setelah pandemi Covid-19 akan benar-benar? Kita lihat saja nanti.

Tags :



Source link

Continue Reading

News

Bak Cerita Sinetron, Seorang Pria Habiskan 60 Tahun Hidup Miskin Karena Tertukar

Bak Cerita Sinetron, Seorang Pria Habiskan 60 Tahun Hidup Miskin Karena Tertukar


Bak Cerita Sinetron, Seorang Pria Habiskan 60 Tahun Hidup Miskin Karena Tertukar

Ilustrasi | unsplash.com

Tuntut RS hingga Rp32 miliar!

Apa yang terjadi ketika kita mengetahui bahwa keluarga yang selama ini bersama bukanlah keluarga biologis kita? Itulah yang harus dihadapi oleh seorang pengemudi truk asal Jepang, ketika dia mengetahui bahwa selama ini ia merupakan ‘anak’ yang tertukar.

Lebih dari 6 dekade ia harus merasakan kehidupan bersama keluarga berbeda. Hal itu lantaran kesalahan perawat di rumah sakit tempat ia dilahirkan, justru keliru mengembalikannya pada ibu yang berbeda setelah ia dimandikan.

Ia pun harus menghabiskan puluhan tahun menjalani hidup yang tak seharusnya dia jalani. Sementara dirinya harus bekerja keras siang malam demi keluar dari jeratan kemiskinan, di sisi lain posisinya justru digantikan oleh anak yang tertukar dengannya dan menikmati pendidikan swasta hingga menjalankan bisnis real estatenya sendiri.

Puluhan tahun hidup dalam jeratan kemiskinan

Pria yang memilih tak disebutkan identitasnya ini mengaku sempat kaget dan tak percaya ketika mengetahui kebenaran dari keluarganya. Bahkan ia mengaku tak ingin mempercayai kenyataan tersebut.

“Saya mungkin memiliki kehidupan yang berbeda. Saya ingin (rumah sakit) memutar kembali waktu ke hari saya lahir,” ujar sang pria dilansir Keepo (7/4/21) dari The Sidney Morning Herald.

Selama 60 tahun tertukar, alih-alih hidup makmur yang ditakdirkan, pria itu hidup dari cek kesejahteraan dan dibesarkan di sebuah apartemen kecil yang tidak memiliki peralatan listrik. Ibunya yang ia anggap sebagai ibu kandungnya harus membesarkannya dan dua saudara kandung setelah sang ayah meninggal ketika dia berusia dua tahun.

Selama itu pula ia tinggal di sebuah hunian satu kamar dan menghabiskan waktu mudanya dengan belajar sambil bekerja. Pasalnya selain membantu perekonomian keluarga, ia juga harus membantu merawat salah satu dari saudara non-biologisnya yang mengidap stroke.

Berbanding jauh dengan anak yang menggantikan tempatnya. Ia tumbuh sebagai anak sulung dari empat bersaudara dan menikmati kehidupan mewahnya. Dimana ia mendapatkan fasilitas tutor pribadi hingga mengenyam pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Ilustrasi

Ilustrasi Bayi Baru Lahir | unsplash.com

Pihak keluarga sadar dan lakukan tes DNA

Kesalahan ini pun baru terungkap pada tahun 2009, setelah saudara-saudara aslinya menyadari jika sang kakak tertuanya tidak memiliki kemiripan dengan seluruh anggota keluarga. Mereka memutuskan memeriksa catatan rumah sakit dan meminta adanya tes DNA, dimana hasilnya sesuai dengan apa yang mereka duga. Pertemuan antara saudara kandung yang tertukar dengan keluarga aslinya pun baru terjadi pada tahun 2011.

Pria yang dibesarkan dalam kemiskinan itu pun tak bisa menutupi rasa sedihnya karena tidak pernah mengenal orang tua kandungnya. Kesedihan itu kian membuncah karena kedua orang tuanya kini telah tiada. Membuatnya seolah ditampar kenyataan tiap kali memandang potret orang tuanya.

“Ketika saya mengetahui tentang orang tua saya yang sebenarnya, saya berharap saya dibesarkan oleh mereka, Itu benar. Ketika saya diberikan foto orang tua [asli] saya, itu membuat saya ingin melihat mereka. Setiap kali saya melihat foto mereka, selama beberapa bulan air mata akan mengalir,” katanya dikutip Keepo (7/4/21) dari CNBC.

Rumah sakit dituntut membayar kerugian hingga miliaran rupiah

Kekeliruan yang menyebabkan seorang anak harus terpisah selama puluhan tahun dengan keluarga aslinya ini pun, berujung pada gugatan terhadap pihak rumah sakit ke pengadilan. Dimana pengadilan menggugat Rumah Sakit San Ikukai Tokyo, untuk membayar 38 juta Yen (Rp3,9 miliar). Jumlah yang jauh lebih sedikit dari gugatan awal yakni 250 juta Yen atau senilai Rp 32 miliar.

“Mustahil untuk menilai skala rasa sakit dan kekecewaan yang harus diderita oleh orang tua dan pria tersebut, karena mereka kehilangan kesempatan untuk menikmati hubungan orang tua-anak mereka selamanya,” ujar Hakim Masatoshi Miyasaka

Sementara itu, ia mengungkapkan ada kemungkinan jika selama ini ibu yang membesarkannya telah merasa bahwa ia bukanlah anak kandungnya. Pernyataan itu pun dibenarkan oleh adik kandungnya, dimana mendiang ibu mereka sempat mengatakan bahwa bayi pertamanya kembali dengan pakaian yang salah setelah dimandikan perawat rumah sakit.

Meski harus jalani kehidupan sebagai orang lain. Dirinya tetap berterima kasih kepada orang tua yang telah membesarkannya dan juga kedua orang tua kandungnya.

Artikel Lainnya

Pria tersebut pun mengaku tak ada alasan ia kemudian harus membenci pria yang menggantikan posisinya, sebab dalam hal ini keduanya merupakan korban. Ia kini hidup bersama keluarga aslinya sejak pemberitaan terkait mulai ramai di tahun 2013 silam.

Tags :



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close