Connect with us

TIMUR TENGAH

Di Kota Gurun Ini, Selalu Ada Makanan Gratis Selama Ramadan

Di Kota Gurun Ini, Selalu Ada Makanan Gratis Selama Ramadan


Warga kota Maan menyebut kegiatan amal mereka itu “Sabeel Maan”. Sabeel dalam bahasa Arab artinya jalan. Mereka menggunakan istilah itu itu untuk menunjukkan niat mereka dalam memenuhi panggilan Allah untuk membantu sesama manusia.

“Sabeel Maan” menyediakan ratusan dan bahkan ribuan paket makanan setiap harinya selama bulan suci itu. Siapa pun bisa menikmatinya, tapi terutama ditujukan untuk mereka yang tidak mampu, dan umat Islam yang akan melanjutkan perjalanan dari Maan ke Mekah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah.

Sukarelawan menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemi COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

Sukarelawan menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemi COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

Maher al-Qraisha adalah salah satu pendiri proyek amal “Sabeel Maan”. Ia mengatakan kegiatan yang telah berlangsung 20 tahun itu awalnya hanya bertujuan untuk menyediakan kurma dan air bagi para peziarah Muslim untuk berbuka puasa saat melewati kota itu.

Namun kemudian, karena banyaknya sumbangan yang masuk, mereka kini mampu menawarkan makanan lengkap bagi para peziarah dan siapapun warga kota itu yang membutuhkan.

“Sabeel Maan adalah sebuah kegiatan unik yang karena melibatkan banyak orang dalam operasinya, biaya harian yang kami keluarkan sekitar 3.000 hingga 3.500 dolar. Inilah yang membedakannya dengan badan-badan amal lain. Ini adalah proyek yang bagus dan para sukarelawan mulai bekerja dari pagi hingga sore,” kata Maher-al Qraisha.

Namun, setelah wabah COVID-19 merebak dan ada pembatasan pertemuan publik di Yordania, badan amal tersebut kini hanya mendistribusikan paket makanan kepada penduduk setempat karena tidak ada jemaah haji. Badan amal itu pun kini hanya mengoperasikan 20 sukarelawannya setiap hari, bukan 50 orang seperti sebelum pandemi. Jumlah paket makanan yang mereka sediakan pun kini hanya ratusan dan bukan ribuan.

Abdul Rahman al-Shobaki, yang telah menjadi sukarelawan “Sabeel Maan” bersama kedua anaknya selama enam tahun, menggambarkan kegiatan amal ini sebagai sumber kebanggaannya.

Sukarelawan menyiapkan kantong untuk tempat makanan yang akan dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemii COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. Foto diambil 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

Sukarelawan menyiapkan kantong untuk tempat makanan yang akan dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemii COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. Foto diambil 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

“Sejujurnya, ini adalah perasaan yang tidak bisa saya gambarkan. Saya merasa bangga dan senang menjadi bagian dari kegiatan amal ini. Saya tidak bisa menjelaskan kepada Anda betapa bahagianya saya bekerja selama bulan Ramadan ini. Saya tidak merasa lelah meski saya berpuasa dan telah bekerja keras,” jelas Abdul Rahman al-Shobaki.

Musab al-Katib, seorang sukarelawan lainnya, juga merasakan hal serupa.

“Saya bekerja dan merasa puas karena saya membawa kebahagiaan kepada orang-orang yang membutuhkan. Ada orang yang tidak mampu membeli makanan dan bahkan tidak memiliki makanan sama sekali. Menyiapkan ayam, daging, atau nasi dan mengirimkan makanan ini dianggap perbuatan baik oleh Tuhan,“ jelasnya.

Relawan Abdul Rahman al-Shobaki ikut menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemi COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

Relawan Abdul Rahman al-Shobaki ikut menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, di tengah pandemi COVID-19, di Maan, Yordania 1 Mei 2021. (REUTERS / Muath Freij)

Para sukarelawan “Sabeel Maan” bekerja tanpa kenal lelah. Sebelum pandemi mereka bahkan bekerja nonstop meski tanpa mendapat bayaran.

Seusai salat Subuh, setiap hari para relawan mulai memotong dan menyiapkan 700 ekor ayam dan 800 kilogram beras. Pada sore hari, 14 panci raksasa dengan diameter 1,2 meter akan terlihat menggelegak karena digunakan untuk mengolah nasi dengan bumbu aromatik, yang dilengkapi daging ayam, daging domba atau daging-daging lainnya.

Segala sesuatu dalam kegiatan Sabeel Maan berasal dari sumbangan komunitas lokal, dan beberapa warga asal Maan yang tinggal di luar negeri. Sumbangan mereka beragam, mulai dari sekantong beras, satu ton daging domba atau unta, atau bahkan uang hingga sebesar 3.500 dolar. Bagi mereka mempertahankan tradisi Sabeel Maan seperti memenuhi panggilan Allah untuk berbuat kebajikan. [ab/uh]

Advertisement
Click to comment

TIMUR TENGAH

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara



Sejumlah militan menggunakan bom menyerang dua sumur minyak di sebuah ladang minyak dekat kota Kirkuk di Irak utara, Rabu (5/5) menewaskan sedikitnya seorang polisi dan menyulut kebakaran, kata kementerian perminyakan.

Beberapa sumber dari kalangan industri menyatakan serangan itu tidak mempengaruhi produksi, meskipun pernyataan dari kementerian perminyakan tidak memberi komentar terkait produksi minyak tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan salah satu kebakaran, di Sumur 177 di ladang minyak Bai Hassan, telah padam dan tim darurat sedang bekerja untuk memadamkan kebakaran kedua di Sumur 183.

Para militan menyerang satu pos keamanan di dekatnya dalam serangan tersebut sehingga menewaskan satu polisi dan melukai tiga lainnya, kata beberapa pejabat keamanan.

Salah seorang pejabat keamanan menyampaikan serangan terhadap pos itu dimaksud untuk mengalihkan perhatian polisi dan memungkinkan militan lainnya memasang sejumlah bom. [mg/ka]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat



Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat


Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close