Connect with us

INTERNASIONAL

Demonstrasi Antikudeta Berlanjut di Myanmar

Demonstrasi Antikudeta Berlanjut di Myanmar


Palang Merah mendesak pihak berwenang Myanmar agar melindungi tenaga sukarela dan petugas kesehatannya sementara kekerasan di negara itu berlanjut.

Dalam sebuah pernyataan hari Jumat, Federasi Internasional Palang Merah dan Masyarakat Bulan Sabit Merah (IFRC) menyatakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa baru-baru ini di Myanmar.

“IFRC mendesak pengendalian diri dan penghentian kekerasan di seluruh Myanmar,” kata direktur IFRC untuk kawasan Asia Pasifik, Alexander Matheou.

“Di tengah-tengah kekerasan yang memburuk, Palang Merah Myanmar telah mengukuhkan bahwa dalam beberapa hari belakangan ini, ada insiden-insiden sangat serius di mana sukarelawan Palang Merah cedera dan ditahan secara ilegal,” katanya.

Nakes dan mahasiswa berdiri di depan potret Pimpinan Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing yang ditempatkan di jalan selama aksi protes menentang kudeta militer di Yangon, 5 Maret 2021. (Foto: STR / AFP)

Nakes dan mahasiswa berdiri di depan potret Pimpinan Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing yang ditempatkan di jalan selama aksi protes menentang kudeta militer di Yangon, 5 Maret 2021. (Foto: STR / AFP)

Mereka memberikan pertolongan pertama bagi “orang-orang yang terluka, sesuai dengan prinsip-prinsip mendasar kemanusiaan, netralitas dan ketidakberpihakan,” ujar Matheou, seraya menambahkan bahwa “sukarelawan Palang Merah tidak boleh menjadi target.”

Karena pertemuan besar-besaran dan kekerasan dalam beberapa pekan ini, IFRC juga sangat prihatin mengenai risiko COVID-19 menyebar tak terkendali di beberapa bagian Myanmar, sebut pernyataan itu.Demonstrasi menentang junta militer Myanmar kembali berlangsung di berbagai penjuru negara itu hari Jumat (5/3), dan ada laporan mengenai setidaknya ada demonstran yang terbunuh. [uh/ab]



Source link

Advertisement
Click to comment

INTERNASIONAL

Bantu Kehidupan Anak Terdampak COVID-19, UNICEF Bermitra dengan Formula E

Bantu Kehidupan Anak Terdampak COVID-19, UNICEF Bermitra dengan Formula E



Bintang-bintang DS Techeetah Antonio Felix da Costa dan Jean-Eric Vergne menyampaikan dukungan mereka atas kemitraan Formula E dengan UNICEF guna membantu memulihkan kehidupan anak-anak yang terkena dampak virus corona. Hampir 1,5 miliar anak tidak mendapat pendidikan sebagaimana mestinya karena penutupan sekolah.

Formula E dan UNICEF secara bersama-sama memusatkan perhatian untuk menjaga kesehatan anak-anak dan memastikan agar pendidikan mereka tidak lagi tertinggal.

Dunia belum pernah menghadapi hal seperti ini sebelumnya dan berbagai upaya sedang dilakukan untuk membantu anak-anak dan remaja di seluruh dunia memperoleh kembali kesejahteraan fisik dan mental, dan kesempatan pendidikan yang hilang. Anggaran diarahkan untuk berbagai proyek yang mendukung program pembelajaran jarak jauh dan memasok peralatan pelindung yang penting bagi staf rumah sakit dan petugas medis di garis terdepan.

Sebagaimana UNICEF, Formula E memiliki visi masa depan bagi anak-anak dan remaja agar mereka dapat tumbuh lebih sehat dan aman. Sebagai olahraga global untuk melawan perubahan iklim dengan mempercepat adopsi kendaraan listrik, Formula E telah menggunakan kendaraan listrik dan secara terus menerus menggunakan platformnya untuk meningkatkan kesadaran akan pekerjaan UNICEF, yaitu melindungi anak-anak dari dampak pandemi virus corona. [em/jm]



Source link

Continue Reading

TIMUR TENGAH

UEA Pilih Perempuan Arab Pertama untuk Pelatihan Astronaut

UEA Pilih Perempuan Arab Pertama untuk Pelatihan Astronaut



Uni Emirat Arab telah memilih perempuan Arab pertama yang akan berlatih sebagai astronaut saat negara Teluk itu dengan cepat mengembangkan perjalanan antariksa untuk mendiversifikasi ekonominya.

Kantor berita Reuters melaporkan, Nora al-Matrooshi, warga negara UEA, adalah lulusan teknik mesin berusia 27 tahun yang saat ini bekerja untuk Perusahaan Konstruksi Perminyakan Nasional Abu Dhabi. Dia akan bergabung dengan Kelas Kandidat Astronaut Angkatan 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA).

UEA menggunakan program antariksanya untuk mengembangkan kemampuan ilmiah dan teknologinya serta mengurangi ketergantungannya pada minyak.

Pada Februari, sebuah wahana antariksa UEA mencapai orbit planet Mars, yang merupakan ekspedisi antarplanet pertama di dunia Arab. UEA berencana meluncurkan wahana penjelajah Bulan pada 2024 dan bahkan visi untuk permukiman di Mars pada 2117.

Matrooshi akan bergabung bersama astonaut UEA lainnya, Mohammed al-Mulla. Dengan demikian, ada total empat peserta dalam Program Astronaut, salah satunya adalah Hazza al-Mansouri, yang menjadi orang Emirat pertama yang melakukan perjalanan luar angkasa saat terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2019.

Mohammed Bin Rashid Space Center (MBRSC), yang berbasis di Dubai, mengatakan Nora adalah salah satu dari 4.300 pelamar yang menjalani seleksi berdasarkan kemampuan ilmiah, pendidikan dan pengalaman praktis, dan kemudian pada penilaian fisik, psikologis dan medis.

UEA meluncurkan Program Luar Angkasa Nasional pada 2017 untuk mengembangkan keahlian lokal. Populasinya yang berjumlah 9,4 juta, sebagian besar adalah pekerja migran, tidak memiliki basis ilmiah dan industri seperti negara-negara utama dalam penjelajahan antariksa. [na/ft]

Continue Reading

INTERNASIONAL

Sampaikan Pesan Ramadan, Biden Kutip Surat An Nur

Sampaikan Pesan Ramadan, Biden Kutip Surat An Nur



Presiden Amerika Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden Senin sore (12/4) menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah bulan suci Ramadan kepada seluruh komunitas Muslim di Amerika dan di seluruh dunia.

Biden merujuk kondisi pandemi yang membuat begitu banyak keluarga menjalankan ibadah puasa “tanpa orang-orang yang mereka cintai.”

“Namun, komunitas Muslim kita memulai bulan turunnya wahyu dengan harapan baru. Banyak yang meningkatkan kesadaran mereka dengan kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka, memastikan kembali komitmen untuk melayani orang lain yang didorong oleh keimanan mereka, dan menunjukkan rasa syukur atas berkat yang mereka nikmati – kesehatan, kesejahteraan dan kehidupan itu sendiri,” demikian petikan pernyataan Biden.

Lebih jauh Biden menyampaikan betapa warga Muslim-Amerika telah memperkaya Amerika sejak pertama kali negara ini didirikan. Ia juga menyebut upaya warga Muslim untuk ikut memberantas Covid-19, memainkan peran penting dalam pengembangan vaksin dan sebagai petugas layanan kesehatan di garis depan, maupun sebagai pelayan publik di berbagai bidang lain; “memainkan peran utama dalam perjuangan berkelanjutan demi kesetaraan ras dan keadilan sosial.”

“Tetapi tetap saja warga Muslim-Amerika terus menjadi sasaran perundungan (target bullying), kefanatikan dan kejahatan bermotif kebencian. Prasangka dan serangan-serangan ini salah. Hal ini tidak dapat diterima. Ini harus dihentikan. Tidak boleh ada satu orang pun di Amerika yang hidup dalam ketakutan untuk mengungkapkan keyakinannya. Pemerintahan saja bekerja tanpa kenal lelah untuk melindungi hak dan keamanan seluruh warga,” tegas Biden.

Biden menggarisbawahi bagaimana pada hari pertama menjabat ia mengakhiri “travel ban” atau larangan perjalanan bagi warga Muslim yang “memalukan.”

Biden berjanji akan terus membela hak asasi di mana pun, termasuk hak warga Uighur di China, warga Rohingya di Birma dan komunitas Muslim di seluruh dunia.

“Ketika kita mengenang orang-orang yang telah meninggalkan kita sejak Ramadan lalu, kita berharap akan datang hari-hari yang lebih cerah di masa depan,” ujar Biden.

Presiden Joe Biden juga mengutip satu ayat dalam Surat An Nur ayat 35 bahwa “Allah adalah pemberi cahaya di langit dan bumi”, yang membimbing kita keluar dari kegelapan.

Perayaan-perayaan di Gedung Putih saat ini masih dilangsungkan secara virtual, tetapi di bagian akhir pernyataannya ia mengatakan, “Insya Allah saya dan Jill berharap dapat melangsungkan perayaan Idul Fitri secara langsung di Gedung Putih tahun depan.” [em/lt]



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close