Connect with us

OTOMOTIF

Daihatsu Rocky Indonesia Lebih Panjang dari Versi Jepang – Berita Otomotif

Daihatsu Rocky Indonesia Lebih Panjang dari Versi Jepang – Berita Otomotif


JAKARTA – Daihatsu Rocky akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia setelah cukup lama menjadi perbincangan masyarakat. Nama Rocky sendiri memiliki nilai historis bagi para pelanggan setianya.

Kendaraan jenis SUV ini hadir lebih dulu di Jepang yang merupakan negara asalnya. Lalu negara Tetangga Malaysia juga telah memasarkan mobil bergaya Jip ini. Kabar masuknya Rocky ke Tanah Air sebenarnya sudah mulai beredar dari tahun lalu. Bahkan di awal tahun, banyak beredar spyshoot Rocky tengah melakukan tes jalan dengan kamuflase.

Uniknya proyek mobil kembar Daihatsu – Toyota untuk kesekian kalinya ini mendapat satu ‘perlakuan khusus’. Sebelum resmi diluncurkan, Rocky maupun Raize sudah tercantum sebagai kendaraan penerima diskon PPnBM yang dirilis pada awal Maret 2021.

Keduanya resmi diperkenalkan pada 28 April 2021. Barulah dua hari kemudian Rocky dan Raize mulai dipasarkan. Jika berdasarkan informasi sebelumnya, Rocky akan dipasarkan dalam dua pilihan mesin yakni 1.0-L dan 1.2-L. Nyatanya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru memasarkan 1 pilihan mesin yaitu 1.0-L yang didukung oleh turbocharger. Disebutkan bahwa versi mesin 1.2-L akan hadir pada kuartal 2 2021.

Bicara spesifikasi, Daihatsu Rocky ternyata memiliki perbedaan dengan versi yang dipasarkan di Jepang. Dalam proses pengembangan mobil ini, tim Research and Development ADM ikut berperan, untuk memastikan kendaraan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tanah Air.

Daihatsu Rocky Indonesia

Dikatakan bahwa Rocky versi Jepang lebih pendek daripada yang ditawarkan di Tanah Air. Sekadar informasi, Rocky di negeri Sakura memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.695 mm dan tinggi 1.620 mm. Sementara untuk Indonesia panjangnya mencapai 4.030 mm, lebarnya 1.710 mm dan tingginya 1.635 mm. Dari data di atas, terdapat sedikit perbedaan pada dimensi kendaraan di dua negara.

“Rocky di Indonesia memiliki sedikit perbedaan dengan Jepang. Perbedaannya terletak pada foglamp, bumper dan ban. Kami melakukan beberapa penyesuaian untuk memastikan kendaraan tetap nyaman digunakan di Tanah Air,” ucap Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT ADM.

Perbedaan dimensi khususnya panjang terletak pada bagian bumper. ADM melakukan sedikit penyesuaian pada bagian tersebut. Ban juga mengalami ubahan ketinggian agar mampu melibas banyak medan jalan di Tanah Air. Dikatakan bahwa Rocky telah melalui pengetesan di 24 jenis jalan di Indonesia. [Dew/Had]

Advertisement
Click to comment

OTOMOTIF

Pos Penyekatan Mudik Bertambah Jadi 381 Titik, Ini Lokasinya – Berita Otomotif

Pos Penyekatan Mudik Bertambah Jadi 381 Titik, Ini Lokasinya – Berita Otomotif


JAKARTA – Korlantas Polri resmi menambah titik penyekatan mudik pada Operasi Ketupat 2021.

Jika sebelumnya pos penyekatan hanya mencapai 333 titik, maka kini jumlah pos meningkat menjadi 381 titik penyekatan. Dengan bertambahnya jumlah titik penyekatan maka diharapkan tidak akan ada lagi pelanggaran larangan mudik oleh masyarakat.

“Sudah (dibangun pos), jadi ada 381. Evaluasi jalur alternatif ditambah lagi. Supaya rapat,” terang Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudy Antariksawan.

Titik penyekatan tersebut telah tersebar di jalan arteri sepanjang Palembang hingga Bali. Penambahan titik penyekatan khususnya menyasar jalur alternatif. Penyekatan jalur alternatif dinilai sangat penting karena umum digunakan masyarakat saat mudik.

Pos Penyekatan Mudik

Secara terperinci, 381 lokasi penyekatan arus lalu lintas yang disiapkan Korlantas yaitu, 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Ada juga 9 titik di wilayah Kepolisian Daerah Lampung, 16 titik di wilayah Kepolisian Daerah Banten, 14 titik di wilayah Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Lalu, 158 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Barat, 85 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Tengah, 74 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kemudian, 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah DI Yogyakarta, dan 5 titik di wilayah Kepolisian Daerah Bali.

Sementara itu, Irjen Istiono menegaskan bahwa setiap kendaraan yang melewati pos penyekatan akan diperiksa kelengkapan dokumen seperti surat ijin keluar masuk wilayah. Selain itu, di lokasi tersebut juga akan dilakukan pemeriksaan hasil tes antigen atau PCR terkait virus corona.

Bila ditemukan calon pemudik tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen harus putar balik dan tidak bisa melanjutkan tujuan. Ia pun menegaskan bahwa tidak ada hukuman seperti tilang dalam pelanggaran ini.

“Hanya putar balik,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Peraturan itu ditetapkan pemerintah lewat Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. [Adi/Had]

Continue Reading

OTOMOTIF

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata – Berita Otomotif

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata – Berita Otomotif


JAKARTA – 77 Pos Pengamanan tekah disiapkan oleh Polda Metro Jaya untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2021.

Pos-pos tersebut dibangun di beberapa pusat perbelanjaan atau mal dan wisata yang ada di Jakarta. Pengamanan akan dilakukan selama berlangsungnya Operasi Ketupat Jaya sekaligus sebagai bentuk dukungan larangan mudik 6-17 Mei 2021.

“Selain 14 titik penyekatan dan 17 titik check point, disiapkan 77 pos pengamanan di lokasi rekreasi, mall hingga pusat perekonomian,” ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto dalam keterangan resminya.

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 4.276 personel gabungan yang diturunkan sepanjang 12 hari pengamanan Lebaran 2021. Pasukan tersebut akan ditempatkan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya yang merupakan wilayah hukum Polda Metro Jaya-Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata

“Sebanyak 4.276, baik itu dari Polri, back up TNI, maupun dari Pemda terutama dari Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran. Jumlah personel di setiap tempat berbeda,” ucapnya.

Para petugas pengamanan tersebut akan berfokus pada pengawasan terhadap protokol kesehatan  bagi pengunjung di pusat perbelanjaan hingga wisata. Petugas dapat melakukan tindakan bila menemukan pelanggar prokes baik itu masyarakat maupun pengelola mall atau lokasi wisata.

“Disesuaikan nanti (hingga sanksi penutupan). Kami tidak tentukan sanksinya apa, aturannya sudah ada,” tutup Marsudianto.

Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Meski demikian, Pemerintah tetap memberikan ijin kepada pengelola wisata dan pusat perbelanjaan untuk buka dan melayani pelanggan. Namun, kemudahan tersebut hanya diperbolehkan untuk mereka yang melakukan perjalanan di wilayah aglomerasinya masing-masing dengan tetao menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian, masyarakat Jakarta yang hendak berwisata ke Bekasi atau Tangerang masing diperbolehkan tanpa harus menunjukkan surat keterangan sehat. Demikian pula sebaliknya, masyarakat Bekasi atau Tangerang yang hendak ke Jakarta pun tetap bisa beraktivitas seperti biasa. [Adi/Had]

Continue Reading

OTOMOTIF

Ini Pengecualian Larangan Mudik 2021 – Berita Otomotif

Ini Pengecualian Larangan Mudik 2021 – Berita Otomotif


JAKARTA – Meski telah resmi dilarang, Pemerintah tetap memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan perjalanan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Kelonggaran tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh segelintir orang di dalam enam golongan yang diijinkan. Dan berikut adalah mereka yang masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan keluar daerah selama larangan mudik dilangsungkan berdasarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan.

  • Kendaraan pelayanan distribusi logistik
  • Bekerja atau perjalanan dinas
  • Kunjungan keluarga sakit
  • Kunjungan duka anggota keluarga meninggal
  • Ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga
  • Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang
  • Kepentingan non-mudik tertentu lain yang dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat

Meskipun diberi kelonggaran, pelaku perjalanan tersebut tetap harus membawa sejumlah dokumen dan ditunjukkan di pos penyekatan. Dokumen-dokumen tersebut pun dibagi pada beberapa bagian sesuai dengan keperluannya.

Ini Pengecualian Larangan Mudik 2021

Bagi pegawai instansi pemerintahan/Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN/BUMD, Prajurit TNI dan angota Polri harus melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat Eselon II yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Bagi pehawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik pinpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Bagi pekerja sektor informal melampirkan print out surat izin tertulis dari Kepada Desa/Lurah yang dilengkapi tandatangan basah/tandatagan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Bagi masyarakat umum nonpokerja melampirkan print out surat izin tertulis dari  dari Kepada Desa/Lurah yang dilengkapi tandatangan basah/tandatagan elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Tak hanya itu para calon pelaku perjalanan juga harus membawa print out Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

Masyarakat pun dipastikan tidak akan bisa dengan mudah menerobos penjagaan yang telah dipersiapan oleh pihak Kepolisian. Hal ini karena pihak Kepolisian telah menyiapkan sedikitnya 381 pos penyekatan dan akan memeriksa seluruh dokumen yang harus dibawa oleh para pelaku perjalanan. [Adi/Had]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close