Connect with us

TEKNET

Cara Main Mobile Legends di PC Tanpa Emulator

Avatar

Published

on

Cara Main Mobile Legends di PC Tanpa Emulator

[ad_1]

Dulu, bermain game di gadget bukan hal yang biasa. Pertama, karena belum semua orang memiliki gadget dan bermain game di gadget adalah hal yang buruk. Tapi kini, ketika hampir semua orang telah memiliki smartphone dan bisa mengakses game apapun kapan saja, game tidak lagi dianggap hal yang negatif.

Memang semenjak smartphone terus berkembang semakin pintar dan teknologi digital serta dukungan jaringan internet yang semakin baik sangat mendukung pertumbuhan peminat game di dunia termasuk di Indonesia. Banyak orang kini bisa mengakses game yang sedang tren di dunia, siapapun bisa memainkannya.

Salah satu game yang beberapa tahun belakangan sempat menjadi sangat populer di dunia adalah Mobile Legends. Game ini sangat populer termasuk di Indonesia apalagi game ini bisa dimainkan bersama teman-teman melalui smartphone masing-masing. Bagi yang senang bermain game di PC maupun laptop, ternyata Mobile Legends pun bisa dimainkan di PC. Berikut cara main Mobile Legends di PC tanpa ribet.

Cara main Mobile Legend di PC tanpa emulator

Main Mobile Legends di laptop

Main Mobile Legends di Laptop | jalantikus.com

Sebenarnya Mobile Legends adalah game yang dibuat memang untuk smartphone namun tidak jarang orang yang telah terbiasa bermain game di PC mencari cara supaya bisa memainkan game Mobile Legends di PC. Ada banyak alasan orang mencari cara main Mobile Legends di PC.

Misalnya saja, ingin mencari game-game sampingan di sela-sela bermain game yang lebih berat. Tentu saja game sampingan itu pun harus seru. Itu sebabnya, banyak orang merasa cocok memainkan Mobile Legends di PC.

Tentu saja PC yang digunakan pun harus memiliki spesifikasi yang baik serta jaringan internet yang baik pula agar pengalaman main Mobile Legends PC menjadi semakin menyenangkan.

Kebanyakan orang tidak mau bermain game mobile Legends PC karena tidak mau ribet dengan emulator. Tapi ternyata ada cara main Mobile Legends di PC tanpa emulator yang bisa kamu coba. Salah satunya ialah dengan menggunakan aplikasi bernama NoxApp Player.

Baca juga: 5 Aplikasi Penghasil Diamond Mobile Legends Gratis 

Main Mobile Legends di laptop

Main Mobile Legends di Laptop | www.newsth.com

NoxApp Player memang sudah dikenal sebagai software terbaik yang sering direkomendasikan untuk bermain game android di PC maupun laptop. Cara menggunakannya tidak ribet, justru sangat mudah dan cepat.

Jika kamu belum memiliki software NoxApp Player, kamu bisa mengunduh Nox App Player dan memasangnya terlebih dahulu agar bisa memainkan game Mobile Legends di PC. Langkah selanjutnya adalah mengunduh file APK Mobile Legends: Bang Bang terbaru di internet. Lalu klik dan drga file APK tersebut ke jendela NoxApp Player untuk kemudian melakukan pemasangan.

Selain melakukan pemasangan Mobile Legends secara manual melalui file APK, kamu juga bisa memasang game Mobile Legends melalui Google Play Store yang disediakan NoxApp Player. Kamu cukup login akun Gmail terlebih dahulu dan lakukan pemasangan seperti di smartphone android.

Selanjutnya kamu tinggal jalankan Mobile Legends: Bang Bang dengan klik ikon yang tersedia. Lakukan download data in-game yang berarti kamu telah berhasil memasang Mobile Legends di PC atau laptop dengan NoxApp Player.

Baca juga: 5 Cara Cheat Mobile Legends Terbaru 2019, Tanpa Ribet!

Main Mobile Legends di laptop

Main Mobile Legends di Laptop | www.youtube.com

Cara main Mobile Legends di PC atau laptop selanjutnya adalah dengan memanfaatkan Tencent Gaming Buddy. Emulator besutan Tencent Games ini juga bisa digunakan untuk memainkan game Mobile Legends, bukan hanya bisa untuk memainkan game PUBG saja.

Di Tencent Gaming Buddy terdapat library yang berisi game-game lain seperti Arena of Valor, Honkai Impact 3, Speed Drifters, dan juga tentu saja Mobile Legends: Bang Bang. Cara menggunakan aplikasi ini tidak sulit, yang penting kamu harus mengunduhnya terlebih dahulu. Ukuran aplikasi ini cukup kecil, yakni hanya 8 MB dan cara mengunduhnya pun cukup mudah.

Jika setelah pengunduhan muncul pop-up User Account Control, kamu harus klik tombol Yes agar bisa melanjutkan ke proses yang selanjutnya. Setelah itu, akan muncul jendela instalasi Tencent Gaming Buddy dengan ikon Mobile Legends. Untuk tahap ini, kamu hanya perlu klik Install atau klik Costumize jika ingin mengganti direktori instalasi aplikasi.

Kemudian Tencent Gaming Buddy pun akan melanjutkan proses instalasi yang kurang lebih memakan waktu hingga 5 menit. Setelah proses tersebut selesai, kamu tinggal klik tombol Start dan kamu sudah bisa memulai aplikasinya.

Baca juga: 7 Game Mirip Mobile Legends Terbaik yang Patut Kamu Coba

Main Mobile Legends di laptop

Main Mobile Legends di Laptop | dehighest.com

Selanjutnya Tencent Gaming Buddy akan lanjut dan mulai mengunduh resource dan engine yang dipakai untuk nantinya bermain Mobile Legends. Nah, untuk langkah ini kamu harus memastikan terlebih dahulu koneksi internet yang kamu gunakan sudah stabil karena proses ini akan memakan waktu yang cukup lama.

Jika proses mengunduh resource dan engine sudah rampung, kamu akan dibawa ke jendela game Mobile Legends. Selanjutnya kamu tinggal melakukan instalasi yang memakan waktu kurang lebih 2 menit saja.

Nah, dengan rangkaian tahap yang sudah dijelaskan, kamu sudah bisa memainkan Mobile Legends di PC dengan leluasa. Kamu pun bisa memilih untuk masuk menggunakan akun Facebook milikmu atau Guest ya.

Main Mobile Legends di laptop

Main Mobile Legends di Laptop | www.bluestacks.com

Emulator selanjutnya yang bisa kamu gunakan untuk bermain Mobile Legends di PC adalah Bluestacks. BlueStacks saat ini sudah mencapai versi ketiganya dan sudah memperoleh dukungan penuh dari BlueStack Gaming Platform.

Melalui fitur yang ditawarkan oleh BlueStacks, kamu akan mendapatkan performa yang lebih baik dan cepat, sehingga pengalaman bermain game Android di PC atau laptop pun menjadi lebih seru dan menyenangkan.

Jika kamu ingin mencoba BlueStacks, pertama-tama kamu harus mengunduh terlebih dahulu BlueStacks di situs resminya. Pastikan situs tempat kamu mengunduh BlueStacks adalah situs resmi demi keamanan dan kenyamanan kamu untuk proses selanjutnya.

Setelah kamu berhasil memasang aplikasi BlueStacks, kamu langsung bisa menjalankan aplikasi tersebut di PC milikmu. Klik App Center kemudian Top Charts dan kemudian pilih Mobile Legends dan unduh.

Selanjutnya kamu harus mengklik tombol Instal dan proses pengunduhan pun akan berlangsung selama beberapa menit, bergantung pada koneksi internet yang kamu gunakan. Jika proses pengunduhan sudah selesai, tinggal klik tombol Open.

Untuk proses yang berikutnya, direkomendasikan agar kamu menggunakan akun kosong terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mencegan hal-hal yang tidak diinginkan. Jika nanti proses awal sudah selesai, kamu bisa mencoba untuk masuk kembali dengan akun yang sudah ada.

Dengan akun kosong yang kamu gunakan, kamu bisa membuat karakter baru seperti yang kamu pernah buat di akun Mobile Legends milikmu. Bermain game Mobile Legends di PC ini tentu sangat berbeda dengan bermain di smartphone. Kamu harus menyesuaikan terlebih dahulu pengaturan menu keyboard yang ada di bagian bawah.

Pilihan pengaturan pertama akan langsung tampil di layar. Kamu bisa mengubah sendiri simbol keyboard yang dijadikan kontroler. Adapun BlueStacks ini menawarkan dua macam kontroler, yakni Restore WASD Mode dan Restore MOBA Mode. Kamu bisa memilih kontroler sesuai dengan keinginan kamu dan bisa juga kamu modifikasi sesuka hati.

Artikel Lainnya

[ad_2]

Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

TEKNET

Fitur Add Yours Menuai Pergolakan: Lindungi Data Pribadimu!

Avatar

Published

on

Fitur Add Yours Menuai Pergolakan: Lindungi Data Pribadimu!
Foto Fitur Add Yours. INSTAGRAM

BuzzFeed – Akhir-akhir ini fitur “Add Yours” di aplikasi Instagram sedang melonjak peminat. Puluhan bahkan ratusan ribu orang turut mengikuti dan membagikan data-data milik mereka kepada publik. Baik dari makanan yang tidak disukai, alamat, variasi nama, foto menggunakan baju hitam, dan lain sebagainya. Namun siapa sangka challenge ini juga memiliki potensi buruk bagi penggunanya.

Dianggap biasa saja, secara tidak langsung challenge Add Yours telah membuka tabir dari seseorang, termasuk didalamnya adalah data pribadi yang harusnya dilindungi dan ditutupi dari ruang publik. Salah satu kisah telah viral di media sosial dari akun twitter @ditamoechtar_. Ia memposting tweet sebagai berikut:

“Pagi td temen sy tlp, nangis2 abis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang tlp minta transfer gtu. Yg bikin temen sy percaya, si penipu manggil dia ‘pim’. ‘Pim’ adlh panggilan kecil tmn sy, yang hanya org deket yg tau. Terus dia inget abis ikutan ini:”
Dalam tweet yang sama, @ditamoechtar_  juga mencantumkan satu foto sceenshoot bertuliskan “variasi panggilan nama kamu” dengan pengikut sudah sebanyak lebih dari 721 ribu orang.

Hal ini bisa menjadi refleksi bahwa KBO (Kekerasan Berbasis Online) bisa terjadi dimana saja, oleh siapa saja,dan kapan saja. KBO ini sendiri bisa dilihat dalam bentuk pemaksaan, intimidasi, pelecehan seksual, serta kontrol pelaku kepada korban.

Walau mengikuti tren Add Yours terlihat begitu menggiurkan. Bisa terlihat gaya seperti yang lain, bisa menunjukkan diri seperti yang lain, namun yang perlu dicatat adalah data pribadi bersifat privasi. Dan kehati-hatian dalam memilih serta memilah termasuk mengikuti hal yang kekinian, adalah sebuah hal yang harus dijaga oleh pribadi masing-masing.

Lalu apa saja yang harus dilindungi dari ruang publik?

Ada banyak hal yang bisa dianggap sebagai privasi dan setidaknya tidak ditampakkan di ruang publik, apalagi bisa diakses oleh banyak orang. Yakni seperti nama lengkap, foto KTP, foto KK, foto SIM, foto buku tabungan, alamat rumah, nama ibu kandung, nomor telepon, foto masih bayi hingga sekarang, tanggal lahir, foto depan rumah, atau hal-hal yang bersifat administratif lainnya.

Continue Reading

TEKNET

Razer Rilis Headset PS5 Dengan Teknologi Hypersense

Salsa Khairunnisa

Published

on

Razer Rilis Headset PS5 Dengan Teknologi Hypersense

BuzzFeed – Razer baru saja merilis headset nirkabel untuk PlayStasion 5 bernama Kaira Pro yang merupakan headset nirkabel pertama yang memiliki teknologi  Razer HyperSense.

Razer™ HyperSense, yaitu sebuah teknologi haptik pintar yang menawarkan umpan balik getaran berdasarkan isyarat audio, headset ini juga mendukung para gamer untuk lebih fokus lagi dalam permainan mereka. Razer Kaira Pro juga dilengkapi dengan Driver Titanium 50mm Razer TriForce sehingga para pengguna bisa mendengarkan suara lebih jernih tapi juga tetap menjaga keringanan untuk memastikan kenyamanan.

Untuk meningkatkan komunikasi dalam permainan, headset ini juga dilengkapi dengan mikrofon Razer GyperClear Supercardioid yang memiliki fitur bisa menghilangkan suara latar untuk mendapatkan suara vokal yang jernih.

Mikrofon ini dapat digunakan secara portable dan tentunya memberikan opsi untuk pengguna dalam menghubungkan perangkat seluler mereka dengan Bluetooth termasuk untuk PS5, PS4, PC serta perangkat lain yang memiliki post USB-C atau USB-A melalui  Dongle 2.4GHz USB-C Razer™ HyperSpeed yang termasuk dalam paket pembelian (Adapter USB-A juga tersedia) Razer Kaira Pro dibandrol dengan harga Rp 2.699.000

Razer juga menghadirkan headset Nirkabel Razer Kaira yang dijual dengan harga Rp 1,799,000. Razer Kaira dapat digunakan baik untuk konsol ataupun smartphone. Razer kaira juga memiliki fitur yang sama dengan Razer Kaira Pro yaitu Drive Razer TriFOrce 50mm, Mikrofon Razer HyperClear dan Razer SmartSwitch

Tidak hanya headset untuk PS5, Razer juga merilis Razer Quick Charging Stand, dirancang dengan warna yang cocok dengan Kontroler Nirkabel PS5 DualSense yang terinspirasi dari luar angkasa. Razer Quick Charging Stand dapat dengan cepat mengisi daya baterai kontroler untuk mencapai level tertingginya, yaitu dibawah 3 jam. Pengisi daya ini tersedia dalam warna Putih, Hitam dan Merah untuk mengusung tampilan yang senada Razer Quick Charging Stand Rp 929,000.

Bagi yang berminat Razer Kaira Pro tersedia secara online di Website Razer.com, E-Commerce Razer Official Store dan retail partner Razer. Pre-Orders dimulai dari 30 November 2021 dan pengiriman pada Desember 2021.

Continue Reading

TEKNET

Amazon Sebut Aplikasi Ini Menyesatkan, Minta Apple untuk Menghapusnya dari App Store

Avatar

Published

on

Amazon Sebut Aplikasi Ini Menyesatkan, Minta Apple untuk Menghapusnya dari App Store

Apple kembali mendapat permintaan untuk menghapus aplikasi ulasan produk Fakespot dari App Store miliknya. Itu muncul usai Amazon mengeluhkan aplikasi tersebut memberikan informasi yang menyesatkan dan potensi adanya risiko keamanan.

Dikutip dari CNBC Internasional, Minggu 18 Juli, aplikasi itu tidak lagi tersedia di App Store dengan alasan pelanggaran pedoman. Namun, juru bicara Apple tidak segera menanggapi tentang pedoman App Store mana yang dilanggar oleh Fakespot.

Sedangkan, Amazon sendiri menyebut aplikasi ini membawa kekhawatiran ulasan yang tersebar merupakan informasi yang palsu, membingungkan, dan menyesatkan.

“Aplikasi yang dimaksud memberi pelanggan informasi yang menyesatkan tentang penjual kami dan produk mereka, merugikan bisnis penjual kami, dan menciptakan potensi risiko keamanan,” ungkap juru bicara Amazon.

Menanggapi klaim Amazon, pendiri sekaligus CEO Fakespot, Saoud Khalifah, membantah klaim perusahaan milik Jeff Bezos itu bahwa aplikasi tersebut menghadirkan risiko keamanan.

“Kami tidak mencuri informasi pengguna, kami tidak pernah melakukan itu. Mereka tidak menunjukkan bukti dan Apple bertindak tanpa bukti,” ujar Khalifah.

Khalifah juga menyatakan kekecewaannya karena Apple tidak memberikan peringatan lebih dahulu jika aplikasi miliknya itu akan dihapus dari App Store, atau kesempatan untuk memperbaiki masalah.

“Bayangkan pergi ke penyewa dan mengatakan Anda harus mengambil semua barang Anda, Anda harus pergi sekarang. Itulah yang saya rasakan saat ini, jujur dengan Anda,” tutur Khalifah.

Diketahui, aplikasi Fakespot befungsi untuk menganalisis kredibilitas ulasan daftar Amazon dan memberinya nilai A hingga F. Aplikasi ini kemudian memberikan rekomendasi kepada pembeli untuk produk dengan kepuasan pelanggan yang tinggi.

Sebelumnya, Amazon juga pernah memberikan pernyataan bahwa salah satu media sosial menyebabkan toko ritel nya mendapatkan ulasan yang buruk.

Sayangnya, Amazon tidak menyebutkan siapa media sosial tersebut. Tetapi banyak dugaan bahwa itu adalah Facebook. Media sosial itu mengizinkan seseorang membeli dan menjual ulasan produk palsu, sehingga lebih sulit bagi Amazon untuk mengatasi masalah itu.

“Beberapa menggunakan layanan media sosial sendiri. Dalam kasus lain, mereka menyewa penyedia layanan pihak ketiga untuk melakukan aktivitas ini atas nama mereka,” jelas Amazon.

“Namun, pelaku jahat sering mencoba mengambil transaksi ini di luar Amazon untuk menghindari kemampuan kami mendeteksi aktivitas mereka dan hubungan antara beberapa akun yang melakukan atau mendapat manfaat dari penyalahgunaan ini,” tambahnya.

.

Sumber Berita

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2022 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close