Connect with us

Hi, what are you looking for?

FEED

Bong Joon-ho Berbagi Bocoran Mini Seri Spin-off ‘Parasite’ yang Bakal Tayang di HBO


[ad_1]

Ki-jung dan Ki-woo di film Parasite

Cuplikan adegan film Parasit dari arsip Studio Canal

Dua tahun setelah filmnya Parasit mencatatkan sejarah karena menang Palme d’Or win dan Oscar, Bong Joon-ho akhirnya kembali muncul di hadapan publik. Sutradara kenamaan Korea Selatan itu menghadiri Festival Film Cannes, sembari diwawancarai Indiewire. Dalam wawancara itu, Bong membagikan beberapa bocoran konsep adaptasi Parasit untuk format televisi yang rencananya akan ditayangkan HBO.

Adaptasi ini memakai format miniseri, dengan durasi enam jam (setara empat sampai enam episode). Bong menyebut Adam McKay (yang dikenal lewat film Pendek Besar dan Suksesi) sudah intensif membantunya sebagai produser. Adaptasi Parasit ini sudah mulai digarap skenarionya sejak Januari 2020, dan sempat mandeg akibat pandemi.

Adam sendiri, ketika diwawancarai terpisah oleh bertabrakan, menyatakan konsep miniseri Parasit bukan sekadar penceritaan ulang filmnya untuk televisi, melainkan menggunakan setting dan karakter baru. Ceritanya tetap menyorot efek ketimpangan ekonomi (dan berujung pada thriller) yang dihadapi keluarga menengah ke bawah. Settingnya kali ini bertempat di Amerika Serikat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Parasit adalah cerita tentang relasi keluarga miskin dan kaya. Ini cerita yang secara universal terjadi di belahan dunia manapun,” kata Bong di tengah Festival Film Cannes. “Adam McKay sudah merencang skenarionya agar sesuai dengan konteks kultural Amerika Serikat.”

Sama seperti versi filmnya, miniseri TV ini tetap mempertahankan genre komedi gelap. Tapi untuk sementara fokusnya sebagai produser adalah memastikan serial Parasit di HBO kelak tetap sesuai dengan visi awalnya.

“Aku tidak mengharapkan Parasit akan menjadi film yang sukses di skala global. Capaian ini jauh di atas ekspektasi awal saya,” kata Bong.

Selain miniseri di HBO, Bong turut membicarakan rencananya menggarap film animasi di masa mendatang. Dia mengaku terinspirasi buku ilustrasi karya Claire Nouvian bertajuk The Deep: Makhluk Luar Biasa dari Abyss. Tema animasi itu kemungkinan besar soal efek perubahan iklim dan polusi pada laut. Menurut Bong Joon-ho, film animasi ini baru akan digarap paling cepat tahun depan. Alhasil, rencana tayangnya masih 2025 atau 2026. Dia akan fokus lebih dulu merampungkan serial di HBO dan film barunya yang berbahasa Inggris dalam dua tahun mendatang.

Ikuti iD di Instagram dan TIK tok

Advertisement. Scroll to continue reading.



[ad_2]

Sumber Berita

Click to comment

Lainnya Dari BuzzFeed

LIFESTYLE

BuzzFeed – Komik saat ini dibaca bukan hanya menghibur anak anak saja, melainkan saat ini pun orang dewasa juga menikmatinya. Namun, saat ini belum...

LIFESTYLE

[ad_1] Animersindo | animersindo.net Animers Indo adalah satu dari sekian banyak situs anime sub indo secara langsung, sekaligus tempat untuk download anime dengan subtittle...

SHOWBIZ

1. Green Chair (2005) Film vulgar ini mengisahkan tentang sepulangnya seorang wanita Korea Selatan bernama Kim Munhee dari Negeri Paman Sam. Secara hukum, wanita...

HEADLINE

[ad_1] Ampiang Dadiah © PadangKita Penulis: Thalitha Avifah Yuristiana #WritingChallengeGNFI#CeritaDaerahdariKawan#MakinTahuIndonesia Ketika ditanya makanan apa yang terlintas di kepala Kawan ketika mendengar kata ‘Padang’? Mungkin...

FEED

Kunjungan mendadak Menteri Pertahanan Lloyd Austin ke Kabul selama akhir pekan di mana dia diklaim Amerika Serikat mencari “akhir yang bertanggung jawab” untuk perang...

HEADLINE

[ad_1] 25 Oktober 2020 by Reza Pratama www.wmagazine.com Sifat apa sajakah itu? Dalam bahasa Arab jin berasal dari kata yang berarti istitar (tersembunyi). Sosok...

LIFESTYLE

[ad_1] Deretan daftar film LGBT akan selalu menuai kontroversi. Tema yang diangkat dari kejadian nyata ini memang sensitif di beberapa kalangan masyarakat dunia. Meski...

VIRAL

BuzzFeed -Tentu sebagai manusia ingin mendambakan kehidupan bersama pasangan yang harmonis. Namun, karena dengan keterbatasan ekonomi menjadikan dirinya melepaskan dirinya untuk berprofesi menjadi artis...

Advertisement