Connect with us

OTOMOTIF

Biaya Pembuatan SIM Lengkap! Seberapa Mahal SIM C Baru dan Perpanjangan? – Panduan Pembeli

Biaya Pembuatan SIM Lengkap! Seberapa Mahal SIM C Baru dan Perpanjangan? – Panduan Pembeli


Biaya pembuatan SIM C pada 2021 tentu saja lebih murah daripada SIM A. Selain itu, pengajuannya pun bisa dilakukan via daring (online).

SIM, atau Surat Izin Mengemudi, adalah dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang ingin mengoperasikan kendaraan bermotor. Keharusan untuk mempunyainya terdapat dalam pasal 77, Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Dokumen ini merupakan bukti bahwa orang yang mengendalikan kendaraan bermotor sudah layak dan memenuhi persyaratan, baik secara jasmani maupun rohani.

Lantas, apa saja jenis – jenis SIM di Indonesia? berapakah biaya pembuatan SIM khususnya SIM C bagi pengendara motor? Simak ulasannya.

Jenis – Jenis SIM

Surat Izin Mengemudi

Jenis kendaraan bermotor terbilang banyak. Karena itulah, kategorisasi SIM pun beragam.

Berikut rinciannya, seperti dikutip dari artikel dalam situs resmi Daihatsu Indonesia:

Wajib dimiliki pengemudi mobil dengan berat maksimal 3.500 kg. Adapun jenis mobil yang termasuk di dalamnya ialah mobil penumpang maupun barang perseorangan.

Ditujukan bagi pengemudi kendaraan angkutan orang maupun barang perseorangan. Jenis SIM B terbagi lagi menjadi dua, tergantung dari bobot kendaraan maupun jenisnya.

  1. SIM B1

Untuk pengemudi kendaraan dengan berat lebih dari 3.500 kg, yang dibutuhkan adalah SIM B1. Umumnya, jenis dari kendaraan tersebut adalah mobil bus perseorangan dan bisa pula mobil angkutan barang perseorangan.

  1. SIM B2

Nah, untuk kendaraan berbobot 1.000 kg atau lebih, pengemudi membutuhkan lisensi SIM B2. Jenis – jenis kendaraannya, misalnya, ialah truk gandeng perorangan, kendaraan alat berat, atau kendaraan penarik.

SIM C merupakan lisensi bagi para pengendara sepeda motor. Regulator membagi – baginya lagi menjadi tiga kategori, tergantung dari kapasitas mesin dari sang ‘kuda besi’. Ini karena semakin besar kapasitasnya, bobotnya pun semakin berat sehingga keahlian si pengendara juga harus lebih mumpuni.

  1. SIM C1

Untuk para pengendara motor dengan kapasitas mesin kurang dari 250 cc.

  1. SIM C2

Untuk para pengendara motor 250 cc sampai dengan 500 cc.

  1. SIM C3

Untuk para pengendara motor besar alias ‘moge’, dengan kapasitas mesin 500 cc ke atas.

SIM D lisensi khusus bagi para penyandang disabilitas yang ingin mengemudikan kendaraan bermotor.

Jenis SIM bagi para pengemudi kendaraan umum dibedakan sendiri. Ini diatur dalam Pasal 62 UU LLAJ.

Ada tiga jenis SIM umum yang berlaku:

  1. SIM A Umum

Lisensi bagi pengemudi kendaraan penumpang atau barang umum dengan berat tak lebih dari 3.500 kg.

  1. SIM B1 Umum

Lisensi bagi pengemudi kendaraan penumpang umum maupun barang dengan berat di atas 3.500 kg.

  1. SIM B2 Umum

Lisensi bagi pengemudi kendaraan bermotor dengan kereta tempelan atau gandengan yang bobotnya mencapai 1.000 kg.

Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM

SIM

Biaya pembuatan SIM sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016. Isinya adalah tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tarif penerbitan SIM baru berbeda dengan perpanjangan SIM. Berikut detailnya, seperti dikutip dari berbagai sumber:

  • Biaya Penerbitan SIM Baru

SIM A: Rp120 ribu

SIM B1: Rp120 ribu

SIM B2: Rp120 ribu

SIM C: Rp100 ribu

SIM C1: Rp100 ribu

SIM C2: Rp100 ribu

SIM D: Rp50 ribu

SIM Internasional: Rp250 ribu

SIM A: Rp80 ribu

SIM B1: Rp80 ribu

SIM B2: Rp80 ribu

SIM C: Rp75 ribu

SIM C1: Rp75 ribu

SIM C2: Rp75 ribu

SIM D: Rp30 ribu

SIM Internasional: Rp225 ribu

Syarat Mendapatkan SIM

biaya membuat SIM

Syarat pertama mendapatkan SIM adalah sudah berusia dewasa sesuai diatur oleh hukum. Selanjutnya adalah memenuhi persyaratan administrasi serta mengikuti tes.

Berikut rinciannya, menurut artikel di situs Daihatsu Indonesia:

  1. Berusia minimal 17 tahun, dibuktikan dengan KTP asli serta fotokopi.
  2. SIM lama, asli maupun fotokopi (untuk perpanjangan)
  3. Mengisi formulir dari Kepolisian.
  4. Membuat Surat Keterangan Sehat.
  5. Membuat rumusan sidik jari.
  6.  Mengikuti dan lulus tes psikologi maupun ujian praktik (bagi pengajuan SIM pertama)

Cara Pembuatan dan Perpanjangan SIM via Online

SIM atau Surat Izin Mengemudi

Selain bisa dilakukan secara konvensional dengan mendatangi Satpas, pembuatan maupun perpanjangan SIM A serta C mulai awal 2021 bisa pula secara online melalui aplikasi Sinar (SIM Nasional Presisi). Cara ini tentunya menghemat waktu dan tenaga.

Bermacam proses bisa beralih dijalankan secara online. Misalnya saja untuk tes psikologi (melalui aplikasi E-PPsi) plus tes kesehatan (via aplikasi E-Rikkes).

Ini tentunya membuat nyaman masyarakat. Apalagi, sejak Maret 2020 hingga artikel ini dinaikkan pada Mei 2021, Indonesia masih dirundung pandemi virus Corona (Covid-19).

Pengajuan SIM pertama atau pun perpanjangan dapat terjadi tanpa banyak mengantre. Potensi tertular virus Corona karena berada di antara kerumunan orang akhirnya juga dapat diminimalisir.

Perpanjangan SIM dapat terjadi 100 persen online via aplikasi Sinar. Bahkan, setelah dicetak, SIM tersebut bakal dikirim ke lokasi rumah atau kediaman pemohon.

Akan tetapi, pembuatan SIM baru masih perlu mendatangi Satpas karena mesti menjalani ujian praktik mengemudikan kendaraan sesuai dengan jenis SIM yang diajukan.

Berikut adalah runtutan tahapan yang harus dilalui, berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber:

Pembuatan SIM Baru via Aplikasi Sinar

  1. Mengunduh aplikasi di Google PlayStore untuk smartphone Android (iPhone belum tersedia)
  2. Melakukan registrasi Nomor Induk Kependudukan
  3. Masuk ke tahap Pengenalan Wajah (Face Recognition)
  4. Memilih jenis SIM yang ingin dibuat
  5. Melakukan pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk SIM baru
  6. Menjalani ujian teori, didahului simulasi contoh soal yang disediakan aplikasi
  7. Mendapatkan QR Code jika lulus
  8. Memilih lokasi Satpas untuk melakukan ujian praktik
  9. Memilih jadwal ujian praktik

Perpanjangan SIM via Aplikasi Sinar

  1. Mengunduh aplikasi di Google PlayStore untuk smartphone Android (iPhone dikabarkan menyusul)
  2. Melakukan verifikasi nomor ponsel dengan metode OTP
  3. Melakukan registrasi nomor NIK, nomor SIM, foto KTP, foto SIM, dan swafoto alias ‘selfie’
  4. Melakukan verifikasi NIK serta SIM
  5. Memilih jenis SIM maupun lokasi Satpas tempat SIM akan dicetak
  6. Menjalani verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan plus psikologi yang dilakukan online
  7. Mengisi rekening pengembalian (pembatalan)
  8. Memilih metode pengiriman SIM
  9. Mengunggah foto diri serta tanda tangan
  10. Pembayaran PNBP perpanjangan SIM plus ongkos kirimnya
  11. Cetak SIM
  12. Proses pengiriman terjadi
  13. SIM sampai ke rumah/kediaman pemohon

Bagaimana, membuat SIM saat ini mudah serta murah, bukan? Dengan proses online, masyarakat dapat menghindari para calo yang tentu saja akan membuat biayanya membengkak.

Selamat mencoba! [Xan/Had]

Advertisement
Click to comment

OTOMOTIF

Bukan untuk Kaum Mendang-Mending, Bugatti Rilis Meja Biliar Harga Rp4 M – Berita Otomotif

Bukan untuk Kaum Mendang-Mending, Bugatti Rilis Meja Biliar Harga Rp4 M – Berita Otomotif


STRASBOURG – Di era pandemi virus Corona (Covid-19) yang mempengaruhi ekonomi dunia, Bugatti merilis meja biliar supermahal yang pastinya bukan untuk kaum mendang-mending.

Pabrikan – pabrikan mobil mewah sering meluncurkan dan menjual aksesori atau produk non-otomotif berharga selangit. Termasuk Bugatti.

Pabrikan supercar dan hypercar asal Prancis tersebut, seperti dilaporkan Carscoops baru – baru ini, meluncurkan meja biliar spesial untuk orang – orang berduit di tengah pandemi Covid-19. Jumlahnya terbatas, hanya 30 unit.

Meja biliar bernama ‘Bugatti Pool Table’ ini diciptakan melalui kolaborasi dengan IXO. Menggunakan berbagai material istimewa, banderolnya setara rumah atau apartemen mewah.

 Bagaimana tidak, harga meja biliar Bugatti ini adalah 250 ribu euro atau sekitar Rp4,30 miliar (1 euro = Rp17.219,39).

“Merupakan suatu kesenangan bekerja sama dengan partner perakitan yang mencerminkan kualitas sebuah Bugatti. Melalui nilai – nilai yang kami bagi bersama, kami bisa yakin Bugatti Pool Table dibuat dengan material berkualitas amat tinggi, dengan standar tinggi sebuah produk edisi terbatas, juga dengan menggunakan teknologi maju,” ucap Stephan Winkelman, Presiden Bugatti.

Bugatti Pool Table

Meja biliar Bugatti diklaim memenuhi standar para pemain profesional. Produk dibuat dengan Computer Numerical Control (CNC) Machine dan menampilkan aluminium hasil polesan dan anodasi, kantung bola yang memperlihatkan material baja antikarat dan kulit mewah, sekrup – sekrup titanium, dan lain – lain.

Setiap unit disertai logo resmi Bugatti plus pelat unik yang bertuliskan nomor produksi dari 1 sampai 30, sesuai urutan penciptaannya.

Terdapat aksesori – aksesori tambahan yang ditawarkan tanpa biaya ekstra. Di antaranya ialah wall cue (gantungan tongkat biliar) dari bahan serat karbon yang memiliki layar 13 inci terintegrasi untuk menampilkan skor.

aksesori meja biliar Bugatti

Tentu saja, meja biliar Bugatti juga didesain agar bisa dipasang dan dimainkan di dalam kapal yacht milik para konglomerat yang tak merasa berat membelinya di tengah gangguan pandemi. Ada opsi sistem penyesuaian kaki – kaki yang diotaki sensor giroskop plus motor servo.

Alhasil, kaki – kaki dari meja biliar Bugatti dapat menyesuaikan diri dengan pergerakan kapal hanya dalam 5 milidetik. Penyesuaian tersebut diklaim bebas dari suara maupun getaran sehingga orang – orang berduit bisa tetap bermain biliar dengan asyik tanpa merasakan adanya gangguan. [Xan]

Continue Reading

OTOMOTIF

Pos Penyekatan Mudik Bertambah Jadi 381 Titik, Ini Lokasinya – Berita Otomotif

Pos Penyekatan Mudik Bertambah Jadi 381 Titik, Ini Lokasinya – Berita Otomotif


JAKARTA – Korlantas Polri resmi menambah titik penyekatan mudik pada Operasi Ketupat 2021.

Jika sebelumnya pos penyekatan hanya mencapai 333 titik, maka kini jumlah pos meningkat menjadi 381 titik penyekatan. Dengan bertambahnya jumlah titik penyekatan maka diharapkan tidak akan ada lagi pelanggaran larangan mudik oleh masyarakat.

“Sudah (dibangun pos), jadi ada 381. Evaluasi jalur alternatif ditambah lagi. Supaya rapat,” terang Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudy Antariksawan.

Titik penyekatan tersebut telah tersebar di jalan arteri sepanjang Palembang hingga Bali. Penambahan titik penyekatan khususnya menyasar jalur alternatif. Penyekatan jalur alternatif dinilai sangat penting karena umum digunakan masyarakat saat mudik.

Pos Penyekatan Mudik

Secara terperinci, 381 lokasi penyekatan arus lalu lintas yang disiapkan Korlantas yaitu, 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Ada juga 9 titik di wilayah Kepolisian Daerah Lampung, 16 titik di wilayah Kepolisian Daerah Banten, 14 titik di wilayah Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Lalu, 158 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Barat, 85 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Tengah, 74 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kemudian, 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah DI Yogyakarta, dan 5 titik di wilayah Kepolisian Daerah Bali.

Sementara itu, Irjen Istiono menegaskan bahwa setiap kendaraan yang melewati pos penyekatan akan diperiksa kelengkapan dokumen seperti surat ijin keluar masuk wilayah. Selain itu, di lokasi tersebut juga akan dilakukan pemeriksaan hasil tes antigen atau PCR terkait virus corona.

Bila ditemukan calon pemudik tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen harus putar balik dan tidak bisa melanjutkan tujuan. Ia pun menegaskan bahwa tidak ada hukuman seperti tilang dalam pelanggaran ini.

“Hanya putar balik,” tegasnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Peraturan itu ditetapkan pemerintah lewat Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. [Adi/Had]

Continue Reading

OTOMOTIF

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata – Berita Otomotif

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata – Berita Otomotif


JAKARTA – 77 Pos Pengamanan tekah disiapkan oleh Polda Metro Jaya untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2021.

Pos-pos tersebut dibangun di beberapa pusat perbelanjaan atau mal dan wisata yang ada di Jakarta. Pengamanan akan dilakukan selama berlangsungnya Operasi Ketupat Jaya sekaligus sebagai bentuk dukungan larangan mudik 6-17 Mei 2021.

“Selain 14 titik penyekatan dan 17 titik check point, disiapkan 77 pos pengamanan di lokasi rekreasi, mall hingga pusat perekonomian,” ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto dalam keterangan resminya.

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 4.276 personel gabungan yang diturunkan sepanjang 12 hari pengamanan Lebaran 2021. Pasukan tersebut akan ditempatkan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya yang merupakan wilayah hukum Polda Metro Jaya-Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya Bangun 77 Pos Pengamanan, Jaga Lokasi Wisata

“Sebanyak 4.276, baik itu dari Polri, back up TNI, maupun dari Pemda terutama dari Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran. Jumlah personel di setiap tempat berbeda,” ucapnya.

Para petugas pengamanan tersebut akan berfokus pada pengawasan terhadap protokol kesehatan  bagi pengunjung di pusat perbelanjaan hingga wisata. Petugas dapat melakukan tindakan bila menemukan pelanggar prokes baik itu masyarakat maupun pengelola mall atau lokasi wisata.

“Disesuaikan nanti (hingga sanksi penutupan). Kami tidak tentukan sanksinya apa, aturannya sudah ada,” tutup Marsudianto.

Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Meski demikian, Pemerintah tetap memberikan ijin kepada pengelola wisata dan pusat perbelanjaan untuk buka dan melayani pelanggan. Namun, kemudahan tersebut hanya diperbolehkan untuk mereka yang melakukan perjalanan di wilayah aglomerasinya masing-masing dengan tetao menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian, masyarakat Jakarta yang hendak berwisata ke Bekasi atau Tangerang masing diperbolehkan tanpa harus menunjukkan surat keterangan sehat. Demikian pula sebaliknya, masyarakat Bekasi atau Tangerang yang hendak ke Jakarta pun tetap bisa beraktivitas seperti biasa. [Adi/Had]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close