Connect with us

HEADLINE

Bersama Wakil Ketua MPR, BPKH Resmikan 7 Ruang Isolasi Covid-19

Bersama Wakil Ketua MPR, BPKH Resmikan 7 Ruang Isolasi Covid-19
Peresmian ruang isolasi Covid-19 di 7 pondok pesantren oleh BPKH dan NU Care-Laziznu. ZOOM Screenshot

BuzzFeed – Menurut data satuan tim tugas penanganan Covid-19 pada senin 20 September 2021 masih ada sekitar 1.932 orang dinyatakan positif, dengan total akumulasi sekitar 4.192.225 orang terkonfirmasi.

Jumlah tersebut ada sekitar 3.996.125 pasien sembuh, sementara mereka yang meninggal dunia mencapai 140.634 orang. Kasus Covid-19 dunia saat ini mencapai 219 juta kasus, sementara mereka yang meninggal telah mencapai 4 juta lebih pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 .

Peresmian ruang isolasi Covid-19 di 7 pondok pesantren sebagai penerima manfaat program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH RI) yang dilaksanakan oleh NU Care-Lazisnu dilakukan secara daring zoom (24/09/2021).

Adapun peresmian daring ini dihadiri oleh :

  1. Rahmat Hidayat, SE, MT (Anggota bidang kesekretariatan badan dan kemaslahatan)
  2. Emir Rio Krishna (Deputi bidang kemaslahatan)
  3. Agung Sri Hendarsa & Ibu Indriayu Afriana (Kadiv kemaslahatan)
  4. Wahib MH, M.Si (Ketua PP NU Care – Lazisnu)
  5. Ahmad Basarah, M.H. Wakil Ketua MPR RI
  6. Abdul Ghofar Rozin (Ketua RMI NU)
  7. M.I. Sofwan Yahya (Kepala PP Luhur Al Tsaqafah)
  8. A. Aam Umar A’lam (Pengasuh Pondok Pesantren Fauzan)
  9. Muhammad Bin Ja’far (Pimpinan Pondok Pesantren KHAS Kempek)
  10. Abdul Ghofarrozin (Pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Pati)
  11. Imdadurrohman Al Ubudi (Pengasuh Pondok Pesantren Al Ihya Ulumuddin)
  12. Ahmad Arif Yahya (Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading)
  13. Abdul Hannan Ma’shum (Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Kewagean)

Sedangkan pondok pesantren yang menerima manfaat program kesehatan, khususnya ruang isolasi Covid-19, diantaranya adalah:

  1. Pondok pesantren Luhur Staqafah Jakarta Selatan
  2. Pondok pesantren Fauzan Garut Jawa Barat
  3. Pondok Pesantren khas Kempek Cirebon Jawa Barat
  4. Pondok Pesantren Al Ihya Ulumuddin, Cilacap Jawa Tengah
  5. Pondok Pesantren Maslakul Huda Pati Jawa Tengah
  6. Pondok pesantren Miftahul Huda Gading Malang
  7. Pondok pesantren Fathul Ulum kwagean Kediri Jawa Timur.

Dalam sambutannya Ahmad Basarah mengatakan pemerintah kita telah bekerja keras, sehingga dalam beberapa minggu terakhir ini kita telah berhasil membuat Covid-19 di Indonesia turun, bahkan menurut John Hopkins University angkat pada minggu 19 September 2021 kemarin menyebutkan bahwa negara kita termasuk one of the best di dalam menangani Covid-19.

“Namun keberhasilan itu tetap harus kita waspadai karena bisa saja terjadi pada gelombang – gelombang berikutnya” ujar dosen Universitas Islam Malang.

“Bahkan demi epidemologi universitas Griffith Australia, Iki Budiman mengatakan bahwa ancaman gelombang 3 Covid-19 di akhir Desember yang akan datang diprediksi juga akan kembali di berbagai dunia, termasuk kemungkinan itu terjadi di Indonesia,” terang Basarah.

Menurut laporan badan amil zakat nasional hingga akhir Agustus 2021, sekitar 723 kyai Indonesia meninggal dunia terinfeksi Covid-19, padahal per 27 Desember 2020 data resmi Asosiasi Pesantren Nahdlatul Ulama mencatat saat itu baru hanya 230 meninggal dunia akibat Covid-19, artinya peningkatannya di tahun 2021 ini hampir 200%.

Ketua PP NU Care-Lazisnu, M. Wahib M.H. menyampaikan bahwa peresmian ruang isolasi Covid-19 di 7 pesantren, sebagai penerima manfaat program kemaslahatan BPKH dan NU Care-Lazisnu adalah bukti nyata dari implementasi misi BPKH dalam upaya menanggulangi Covid-19.

BPKH bersama mitra kemaslahatan NU Care-Lazisnu melakukan kerjasama penyediaan ruang isolasi Covid-19 di 7 pondok pesantren. Program ini didukung sekaligus dalam rangka melaksanakan amanat undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan haji.

Ayat 1 dan ayat 2 undang-undang ini dinyatakan bahwa dana haji adalah dana setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji, dan efisiensi penyelenggaraan haji serta nilai manfaat yang dikuasai oleh negara dalam rangka penyelenggaraan ibadah haji dan pelaksanaan program kegiatan kemaslahatan umat.

Dengan kata lain pembiayaan fasilitas ruang isolasi di 7 pesantren ini dibiayai oleh dana haji, pendanaan ini harus halalan toyiban yang dilakukan dengan cara yang benar, sebab undang-undang sudah menyatakan dan mengaturnya demikian, yakni untuk melaksanakan program kegiatan untuk kemaslahatan umat islam.

Memberi amanat kepada BPKH agar menggunakan keuangan haji untuk banyak sektor, antara lain kegiatan program kemaslahatan umat islam. 7 program ini adalah tersedianya fasilitas yang layak untuk mendukung pelayanan kesehatan, khususnya penanggulangan Covid-19 bagi pesantren, dan juga santri di pondok pesantren yang tujuan keduanya adalah tersosialisasinya program haji dalam membantu menyediakan fasilitas kesehatan dan penanggulangan Covid-19 di pondok pesantren.

“RMI memawakili pondok pesantren sebagai penerima manfaat sangat bersyukur dengan hadirnya BPKH bersama-sama dengan NU Care-Lazisnu yang telah memfasilitasi adanya ruang isolasi. Hal ini sangat membantu pondok pesantren dalam meningkatkan ruang isolasi menjadi semacam poskestren kedepannya dan kemudian menjadi klinik, sehingga ketersediaan akses Kesehatan bagi santri semakin nyata dan terjangkau,” kata Ketua RMI NU KH. Abdul Ghofar Rozin.

Anggota bidang kesekretariatan badan dan kemaslahatan Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa tujuan utama dalam pengelolaan keuangan itu ada tiga, yang pertama adalah peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, peningkatan rasionalitas, dan efisiensi BPKH dan juga untuk kemaslahatan umat islam.

BPKH dalam pelaksanaan tugas dan wewenang berlandaskan pada prinsip prinsip syariah, prinsip kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel. Prinsip transparan sejalan dengan keterbukaan informasi sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Menurut Rahmat Hidayat NU Care-Lazisnu merupakan mitra terbesar dalam menyerap program kemaslahatan.

Untuk itu atas nama pimpinan BPKH Rahmat Hidayat menyampaikan terima kasih kepada Nu Care-Lazisnu dan pondok pesantren karena bisa menjadi wasilah dalam program kemaslahatan.

BPKH juga membuka diri terhadap masayarat untuk memperoleh informasi publik mengenai pengelolaan keuangan haji melalui website www.bpkh.go.id.

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

BuzzFeed

Membangun dan menjalankan partai politik, apapun namanya harus menjunjung etika dan moral hingga akhlak, agar apa yang hendak dilukan mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa. Sehingga hasil keluaran yang menjadi produk partai politik tersebut dapat memberi manfaat bagi orang banyak, bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri.

Hanya dengan begitu kehadiran partai politik dapat diterima oleh orang banyak. Jadi kalau partai politik maupun pelakunya hanya ingin mementingkan dirinya sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi rakyat untuk berharap adanya perbaikan menuju tatanan budaya politik yang lebih beradab. Padahal, fungsi utama partai politik itu harus mampu membangun kecerdasan politik rakyat banyak agar budaya politik di Indonesia bisa lebih elegan serta mendewasakan sikap politik segenap anak bangsa. Sebab berpolitik itu bukan tipu daya dan bukan pula sekedar untuk memenangkan pertarungan pada Pillkada, Pilpres maupun Pileg.

Perilaku politik para politisi atau pihak manapun, merupakan cermin diri dari bangsa dan negara yang bersangkutan. Karena itu jalan keluarnya yang terang sebagai satu-satunya cara menuju jalan terang itu yang diridho’i Allab SWT adalah tetap berpedoman pada nilai-nilai spiritual yang mampu membimbing menuju jalan setapak tanpa perselingkuhan dan keculasan yang mencederai hati orang lain.

Oleh karena itu, tata krama dan etika yang bersandar pada akhlak yang tegak lurus diridho’i oleh Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih serta Maha Penyayang itu yang pasti akan memberi cinta dan kasih yang tulus seperti yang kita harapkan. Bukan kamuflase atau kepalsuan. Begitulah sejatinya diri yang mengedepankan laku ketimbang basa-basi maupun janji-janji palsu yang penuh tipu daya maupun kebohongan.

Oleh karena itu, partai buruh yang murni lahir dari rahim serikat buruh, hakekatnya pendukung total dari perjuangan kaum dhu’fa dan mustada’afin yang perlu diayomi dan dilindungi bahkan disayang sebagai kaum yang dominan dizalimi, agar dapat lebih manusiawi hingga mampu mencerna dan menikmati hakekat dari rachmatan lil alamin.

Jik partai buruh dan serikat buruh tidak mampu menjaga moral, etika dan akhlak segenap anak bangsa, apalah arti kehadirannya di tengah-tengah kita ?

Atau cuma sekedar membidik kekuasaan serta kedudukan belaka ?

Jacob Ereste, dengan artikel sebelumnya berjudul Partai Buruh & Serikat Buruh Adalah Penjaga Etika, Moral & Akhlak Segenap Anak Bangsa

Continue Reading

HEADLINE

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

BuzzFeed – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkunjung ke Papua meninjau atlet yang bertanding pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Senin (11/10/2021).

Dalam postingannya Anies Baswedan pada saat berkunjung ke Tanah Papua, belum nampak penyambutan seperti halnya sambutan meriah dari Rakyat Papua untuk Gubernur Jawa Tengah.

Hal ini membuat netizen memberikan komentarnya melalui akun media sosial Twitter membandingkan Anies dengan Ganjar.

“TIDAK DIKENAL DI PAPUA Tak kenal maka tak sayang …Anies tiba di Bandara Sentani tidak ada yang menyambut semeriah Ganjar Pranowo. Masih ngotot nyapres 2024 …??? Papua barometer Pilpres 2024,” kata @Bengkeltanah201 seperti dikutip dari Populis.id pada Senin 11 Oktober 2021.

“Beda sambutan saat tiba di Papua. Orang-orang Papua paham betul mana yang emas mana yang emas-emasan,” ujar @narkosun01.

“Kasihan Pak Anies gak ada rakyat Papua mengelu-elukan dan menyambut kedatangannya, sangat beda dengan Pak Ganjar, Gubernur Rasa Presiden. Halaah, mau cari panggung telat uda,” tulis @alextham878.

“Sengaja datang belakangan biar pamornya ga kalah sama Jokowi, Padahal nyampe sana juga ga ada yang peduli.. Wkwkwk Orang Papua tidak kenal Anies,” kata @RasaAris.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbang ke Papua untuk meninjau para atlet DKI Jakarta yang sedang bertanding pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.

Akan tetapi, dalam sebuah video yang diunggah di akun story Instagramnya Anies langsung bertemu dengan para atlet kontingen DKI Jakarta.

Hal ini dapat dilihat dari akun Instagram @aniesbaswedan pada Senin (11/10/2021) pagi.

“Tiba di bandara Sentani berpapasan dengan atlit panahan dan sepak takraw DKI yang akan kembali ke Jakarta,” tulisnya.

Kemudian, Anies memberi sambutan dan berfoto bersama para atlet DKI.

“Bawa cerita pengalaman ini untuk menjadi pelajaran bagi semuanya,” ucapnya.

Continue Reading

HEADLINE

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

BuzzFeed – PDI Perjuangan apresiasi keputusan Presiden Joko Widodo lantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara (13/10/2021)

Apresiasi tersebut, pasalnya Presiden memberikan kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan

“PDI Perjuangan mengucapkan selamat dan berbangga atas keputusan Presiden Jokowi dengan melantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terdiri dari: Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Sri Mulyani dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa sebagai wakil ketua,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10/2021).

“Lalu Sudhamek Agung Waspodo Sunyoto sebagai sekretaris dan sebagai anggota yakni Emil Salim, Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsudi Wahyu Kisworo dan Tri Mumpuni,” imbuhnya.

PDI Perjuangan berharap, melalui struktur Dewan Pengarah BRIN, diharapkan bisa membawa Indonesia semakin kompetitif di dunia. BRIN diharapkan bisa menata dan mengelola seluruh lembaga riset, serta membawa Indonesia bergerak menuju negara berbasis ilmu pengetahuan.

Keputusan Jokowi yang menempatkan BRIN sebagai infrastruktur kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar Indonesia berdikari, mendapat dukungan penuh PDI Perjuangan.

“Dan sesuai ketentuan peraturan-perundang-undangan yang menempatkan Ketua Dewan Pengarah BPIP ex officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN merupakan keputusan tepat,” imbuhnya.

“Karena riset dan inovasi harus digerakkan oleh ideologi bangsa agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdikari, dan bangga dengan jati diri kebudayaannya. Kebijakan pembangunan pun harus berlandaskan pada riset dan inovasi ilmu pengetahuan serta teknologi, yang berpedoman pada ideologi Pancasila,” lanjutnya.

Menurut Hasto, selama ini Megawati sangat konsisten menyuarakan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu dasar, riset dan inovasi dan terus memperjuangkan peningkatan anggaran penelitian 5% dari PDB. Megawati yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan, juga disebut penggagas awal dari BRIN.

“Dengan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar BRIN hadir menjabarkan politik Indonesia berdikari, dengan memfokuskan diri pada penelitian untuk manusia Indonesia, flora, fauna dan teknologi itu sendiri,” tuturnya.

Kepedulian Megawati, menurut Hasto merupakan bentuk dukungan yang konkret untuk pengembangan riset dan inovasi nasional yang memang memerlukan sumber daya finansial yang besar. Selain itu dalam perspektif geopolitik, riset dan inovasi, juga sangat penting di dalam membangun kekuatan pertahanan melalui penguatan kapabilitas industri pertahanan dengan semangat percaya pada kekuatan sendiri.

Bagi PDI Perjuangan, riset dan inovasi adalah kata kunci perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sebuah bangsa. Dengan menyatukan berbagai lembaga riset dalam satu kapal dengan satu nahkoda, diharapkan tidak terjadi lagi duplikasi riset dan kesimpangsiuran tata kelola riset di Indonesia.

“Di sisi lain, sumber daya manusia kita memiliki kualitas yang tidak kalah dari negara lain. Banyak anak bangsa yang ikut terlibat di bidang riset dan pengembangan teknologi di berbagai lembaga riset tingkat dunia. Atas hal itu, saatnya semua pihak menyelaraskan gerak antara lain pemerintah, kekuatan sosial politik, serta masyarakat demi kemajuan dan kejayaan Indonesia raya,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close