Mensos Risma ke Lumajang, Pantau Dampak Erupsi Gunung Semeru






© Disediakan oleh Kumparan
Bupati Lumajang Thoriqul Haq (kiri) menjelaskan dampak awan panas guguran Gunung Semeru kepada Mensos Tri Rismaharini di Pendopo Pemkab Lumajang, Senin (18/1). Foto: Diskominfo Lumajang/ANTARA

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kedatangannya untuk memantau dampak erupsi Gunung Semeru.

Dilansir Antara, Risma semula ingin memantau langsung aktivitas Gunung Semeru dari Pos Pemantauan, namun hal itu tidak dilakukan karena hari sudah gelap. Mantan Wali Kota Surabaya itupun hanya mendengarkan penjelasan dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq terkait dampak erupsi dari gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.





© Disediakan oleh Kumparan


Dalam pemaparan itu Thoriqul memperlihatkan video erupsi Gunung Semeru. Usai penjelasan tersebut, Risma meminta agar Pemkab Lumajang memastikan kebutuhan pokok makanan selalu tersedia.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika bencana terjadi sewaktu-waktu. Sehingga kebutuhan pokok makanan bagi masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi.

“Minimal sembako atau bahan dasar makanan harus siap karena kita tidak tahu, siapa pun bisa terkena bencana, artinya kita harus mengontrol setiap daerah minimal untuk cadangan makanan itu harus ada dan wajib,” kata Risma, Senin (18/1).





© Disediakan oleh Kumparan
Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar terlihat dari Desa Oro Oro Ombo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (17/1). Foto: Zabur Karuru/Antara Foto

Selain itu, Risma juga meminta agar Pemkab Lumajang memiliki alat berat untuk mempermudah penanganan bencana. Mengingat Lumajang merupakan daerah yang berpotensi terjadi bencana alam.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa guguran awan panas yang terjadi sebulan lalu sangat luar biasa. Bahkan, hingga sampai saat ini masih banyak material longsoran yang masih mengendap.

“Hal itu yang menjadi kewaspadaan. Apabila terjadi hujan deras, akan menggerus material endapan hingga menjadi longsoran lahar dingin yang membahayakan warga,” katanya.

Bupati menjelaskan situasi di puncak Gunung Semeru sedang turun hujan pada hari Senin ini. Apabila intensitas hujan tersebut besar, tidak menutup kemungkinan akan terjadi guguran awan panas lagi.

“Tumpukan material yang masih menumpuk sewaktu-waktu bisa diterjang lahar dingin. Pada saat ini hanya awan panas guguran sehingga tidak berbahaya,” ujarnya.

Bupati yang biasa dipanggil Cak Thoriq itu meminta Kemensos memfasilitasi untuk pengajuan bantuan dalam pembuatan sarana dan fasilitas pembuatan jalur guguran material erupsi Gunung Semeru.

“Ha itu sebagai antisipasi apabila terjadi hujan lahar dingin mengingat intensitas hujan di Lumajang relatif tinggi. Kami akan melakukan langkah-langkah antisipasi yang lebih kuat lagi terkait dengan kesiapsiagaan bencana Gunung Semeru,” katanya.

Dalam kunjungan ke Kabupaten Lumajang, Mensos juga menyerahkan bantuan berupa sembako atau bahan dasar makanan, obat-obatan, popok sekali pakai, dan bantuan lainnya kepada Bupati Lumajang secara simbolis.



Source link

Komentar (0)
Add Comment