Connect with us

Olahraga

AC Milan Pertimbangkan Segera Tutup Transfer Otavio

AC Milan Pertimbangkan Segera Tutup Transfer Otavio


Berita Transfer: AC Milan dikabarkan dikabarkan telah mempertimbangkan untuk merampungkan transfer playmaker FC Porto Otavio Edmilson jelang mercato musim panas nanti.

Menurut pemberitaan dari outlet asal Spanyol TF, Rossoneri merupakan tim favorit untuk mendaratkan Otavio di antara sejumlah klub lain yang tengah memburunya. Sang pemain berhasil bersinar bersama Porto dalam beberapa tahun terakhir, namun ia justru menolak memperpanjang kontraknya dan ingin menjajal tantangan baru di tempat lain. Akibatnya, ia akan angkat kaki dari raksasa Portugal tersebut pada 1 Juli mendatang dan dapat didatangkan ke San Siro tanpa mengeluarkan biaya transfernya.

Milan sendiri sukses mengungguli Sevilla dan peminatnya yang lain dalam perburuan tanda tangan gelandang 26 tahun tersebut, dan tawaran terbaru yang disiapkan oleh manajemen adalah berupa kontrak yang akan berlaku hingga 2025 dengan gaji 3 juta euro atau setara Rp48 miliar per tahun. Karenanya, nilai total komitmen yang bakal disodorkan oleh Paolo Maldini dan kawan-kawan bakal berjumlah 12 juta euro atau Rp192 miliar.

Segera setelah tawaran tersebut diresmikan dan dikirimkan kepada agen pemain internasional Brasil tersebut, tampaknya tidak akan sulit mencapai kesepakatan dan Rossoneri bahkan sudah menganggap proses perekrutanya rampung.

Milan memang tengah memburu pemain-pemain berkualitas yang akan berstatus bebas transfer musim panas nanti sebagai solusi terjangkau untuk memperkuat skuat mereka. Selain Otavio, raksasa Serie A tersebut juga mengincar Florian Thauvin dari Marseille.

Artikel Tag: Otavio, Porto, Milan





Source link

Advertisement
Click to comment

Olahraga

Thiago Silva: Chelsea Sangat Cepat Beradaptasi dengan Taktik Tuchel

Thiago Silva: Chelsea Sangat Cepat Beradaptasi dengan Taktik Tuchel


Berita Liga Inggris: Thiago Silva terkejut dengan betapa cepatnya skuat Chelsea beradaptasi dengan cara bermain Thomas Tuchel sejak ia memimpin klub pada Januari lalu.

The Blues sudah sangat meningkat sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih, yang membuat mereka menjalani 14 pertandingan tak terkalahkan, sebelum berakhir pada Sabtu (3/4) kemarin melawan West Brom dalam kekalahan 5-2 di Stamford Bridge.

Namun Chelsea kian kompak di lini belakang dan berhasil membuahkan hasil positif. Performa itu telah membuat mereka naik kembali ke empat besar dan juga masih bersaing kuat di Liga Champions dan Piala FA.

Berbicara dalam situs resmi klub, Thiago Silva mengaku terkejut betapa cepatnya tim The Blues mampu memahami metode dan taktik dari Thomas Tuchel.

“Sejak hari pertama melawan Wolves, dia membuat beberapa perubahan taktis di tim, mengatakan apa yang dia ingin tim lakukan, jadi Anda bisa melihat pelatih telah menunjukkan kemampuannya di sini,” kata Silva.

“Cara bermainnya telah meyakinkan para pemain bahwa menahan bola dan menjadi agresif ketika diperlukan adalah hal yang mungkin sehingga kami dapat masuk ke lapangan dengan mengetahui semua dasar yang harus kami lakukan.”

“Saya telah mengetahui selama dua tahun semua yang harus saya lakukan di lapangan, kapan harus maju, kapan harus menahan bola. Seringkali, pemain lain membutuhkan waktu lebih lama untuk mengetahui itu tapi yang mengejutkan mereka (di Chelsea) tak butuh waktu lama untuk memahami cara bermain Tuchel di lapangan.”

Artikel Tag: Thiago Silva, Chelsea, Thomas Tuchel





Source link

Continue Reading

Olahraga

Riyad Mahrez Ingin Bantu Man City Sapu Bersih Semua Trofi

Riyad Mahrez Ingin Bantu Man City Sapu Bersih Semua Trofi


Berita Sepakbola: Winger Manchester City, Riyad Mahrez, kembali mengaskan bahwa dirinya ingin membantu The Cityzens untuk bisa menyapu bersih semua trofi di musim ini. Meski demikian, Mahrez mengakui bahwa hal itu akan sulit untuk bisa diwujudkan.

Manchester City sendiri pada musim ini menunjukkan performa yang begitu luar biasa. Bahkan penampilan apik mereka membuat The Cityzens berpeluang untuk memenangkan Premier League, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Champions.

Riyad Mahrez yang telah tampil sebanyak 40 kali dengan sumbangan 10 gol di semu kompetisi di musim ini kembali menegaskan tekad kuatnya untuk membantu Man City menyapu bersih semua trofi. Meski demikian, Mahrez juga tak menampik bahwa hal itu akan sulit untuk bisa diwujudkan.

“Kami saat ini hanya memiliki tujuan untuk mencoba dan memenangkan semua yang kami bisa,” ujar Mahrez dilansir dari laman resmi Man City.

“Ini tidak akan mudah, tetapi kami telah sampai di tahap terakhir musim ini dan kami harus siap untuk mencoba dan memenangkan semuanya.’

“Sejauh ini saya merasa sangat baik. Namun saya belum yakin apakah di musim ini merupakan karier terbaik saya sebagai pemain sepakbola. Meski demikian saya begitu menikmati semua perjalanan yang telah dilalui.”

“Mungkin ini bagian dari pengalaman yang telah saya dapatkan. Saya berusia 30 tahun dan saya musim ini memiliki lebih banyak kesempatan untuk tampil. Jadi mungkin apa yang saya tunjukkan merupakan hasil dari pengalaman saya di musim ini,” pungkasnya.

Artikel Tag: Riyad Mahrez, Manchester City





Source link

Continue Reading

Olahraga

Hauge Bangkit, Ini Dia Beberapa Faktor Penyebab Kesulitannya

Hauge Bangkit, Ini Dia Beberapa Faktor Penyebab Kesulitannya


Berita Liga Italia: Jens Petter Hauge kembali mencuri perhatian akhir pekan kemarin saat mencetak gol penyeimbang melawan Sampdoria dan ternyata ada beberapa hal yang menjadi penyebab kesulitannya belakangan ini bersama AC Milan.

Tuttosport awal pekan ini memberikan ulasan khusus mengenai faktor-faktor yang menyebabkan Hauge mengalami kesulitan dalam beberapa bulan terakhir bersama Rossoneri, tepatnya dimulai setelah jeda musim dingin. Performanya memang anjlok, sedemikian besarnya hingga ia dicoret dari daftar skuat raksasa Serie A tersebut pada fase knockout Liga Europa.

Pemain internasional Norwegia tersebut memberikan pengaruh besar selama babak penyisihan grup dengan mempersembahkan tiga gol untuk Milan, termasuk dua gol kemenangan yang membantu mereka finis di puncak klasemen. Akan tetapi, ada poin fisik dan atletik yang melatarbelakangi penurunan performanya secara mendadak.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Stefano Pioli, winger 21 tahun tersebut bergabung Rossoneri September lalu sesaat setelah kompetisi di Norwegia berakhir. Sederhananya, bintang muda tersebut belum sempat menikmati liburan dan/atau latihan pramusim. Begitu ia merampungkan musim di negaranya asalnya, ia langsung hijrah ke Serie A dan harus bekerja keras untuk menyesuaikan diri di klub dan lingkungan barunya.

Bukan kebetulan mantan bintang Bodo/Glimt tersebut melejit bersama Il Diavolo mengingat kondisi atletiknya cukup untuk memberinya kekuatan mengatasi segala kelelahan yang mungkin, namun ketika sudah mencapai batas, ia pun tak mampu menahannya. Berdaptasi dengan liga baru dan negara baru dalam kondisi normal cukup sulit, namun di Italia sepak bola yang lebih menguras taktik dan fisik yang dimainkan dan ia kesulitan dalam saat-saat yang berat.

Bagaimanapun, golnya ke gawang Sampdoria sebagai pemain pengganti merupakan sinyal bahwa Hauge telah bangkit dan siap membantu Milan menghadapi pekan-pekan terakhir di Serie A musim ini.

Artikel Tag: Hauge, Milan, Serie A





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

INFO LOKER

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close