Connect with us

FEED

593.185 Kendaraan Diprediksi Keluar Tol Jabodetabek Mulai 6-12 Mei

593.185 Kendaraan Diprediksi Keluar Tol Jabodetabek Mulai 6-12 Mei




Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO


© Disediakan oleh Kumparan
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memprediksi jumlah kendaraan keluar Jabodetabek melalui gerbang tol utama pada periode 6-12 Mei 2021, atau H-7 hingga H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sebesar 593.185 kendaraan. Jumlah ini turun sekitar 35 persen dari lalu lintas normal.

Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita mengatakan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).





© Disediakan oleh Kumparan


“Untuk prediksi volume lalin meninggalkan Jabotabek tertinggi akan terjadi pada 11 Mei 2021 (H-2) sebesar 109.327 kendaraan,” katanya melalui keterangan tertulis seperti yang dikutip kumparan, Selasa (4/5).

Pihaknya juga memprediksi adanya peningkatan volume lalin pada masa pengetatan mudik yang jatuh pada hari Rabu, 5 Mei 2021 atau besok dengan jumlah 138.508 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek.

“Dua prediksi ini juga merupakan kumulatif arus lalin dari empat GT Barrier/Utama yang telah disebutkan sebelumnya,” ujar Atika.

Jasa Marga sangat mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan di seluruh aktivitas pelayanan jalan tol, termasuk di rest area.

Beberapa strategi pelayanan operasi Idul Fitri 1442 H dilakukan oleh Jasa Marga terdiri dari layanan lalu lintas, layanan transaksi, layanan konstruksi hingga layanan rest area.

Untuk layanan lalu lintas sekaligus upaya Jasa Marga dalam melakukan pengendalian transportasi di antaranya, Jasa Marga akan mendukung penuh pelaksanaan check point/lokasi penyekatan di jalan tol dengan berkoordinasi bersama Kepolisian dan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.



Gerbang Tol Cikampek 2. Foto: Jasa Marga


© Disediakan oleh Kumparan
Gerbang Tol Cikampek 2. Foto: Jasa Marga

Tol Layang Cikampek Ditutup Sementara

Atika menyampaikan, Jasa Marga akan menyiagakan sarana prasarana dan personel untuk mendukung pelaksanaan pengawasan Kepolisian di lokasi check point tersebut, termasuk melengkapinya dengan CCTV.

“Selain itu, kami juga akan melakukan penutupan sementara Jalan Layang MBZ sesuai dengan masukan dari pihak Kepolisian. Namun untuk jadwalnya sendiri, hingga saat ini kami masih menunggu surat persetujuan dari Menteri PUPR,” tambahnya.

Jalan Layang MBZ akan ditutup sementara seluruh aksesnya baik arah Jakarta maupun arah Cikampek pada akses masuk maupun akses keluar jalan tol tersebut. Hal ini dilakukan untuk membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabotabek agar meminimalisir penyebaran COVID-19.

Sementara itu untuk layanan transaksi, Jasa Marga juga turut mengantisipasi adanya pengalihan lalu lintas di gerbang tol terdekat dengan posko penyekatan. Jasa Marga menyiapkan mobile reader dan tambahan petugas tapping di gerbang tol untuk meningkatkan kapasitas transaksi serta memastikan keberfungsian peralatan tol dan kelengkapan operasional di setiap gerbang tol.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT Jasamarga Related Business Tita Paulina menjelaskan, perusahaan juga melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan COVID-19, membatasi kapasitas parkir maksimal 50 persen dan waktu singgah pengunjung di rest area.

“Kami juga menyediakan lokasi posko kesehatan dalam rangka pelaksanaan random check sampling rapid test antigen di rest area, berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Daerah. Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang telah terkonfirmasi hingga saat ini berada di TIP KM 519 B Jalan Tol Solo-Ngawi, TIP KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, TIP KM 72A dan 88A Jalan Tol Cipularang” kata Tita.

Jasa Marga turut melaksanakan uji coba patroli udara yang bekerja sama dengan Indonesia Flying Club (IFC) untuk pemantauan arus lalu lintas di jalan tol untuk mendapatkan sumber informasi secara real time, cepat dan efisien, terutama dalam memantau titik kepadatan di lokasi penyekatan dan pada Gerbang Tol Utama.

Selain itu, Jasa Marga bersama Basarnas juga akan melakukan simulasi penanganan kecelakaan dengan rescue udara sebagai bentuk peningkatan kemampuan dan kesiapsiagaan tim penyelamatan korban kecelakaan di jalan tol melalui helikopter. Kegiatan simulasi ini akan dilaksanakan di dua lokasi sekaligus, yaitu Km 40B Jalan Layang MBZ (Parking Bay) dan Km 19 B Jalan Tol Jagorawi (Eks Gerbang Tol Cimanggis Utama).

“Kami akan melakukan skenario penanganan kecelakaan khusus pada jalan layang dan jalur VVIP karena lokasi tersebut sulit dijangkau ketika terjadi kecelakaan. Ini baru pertama kali dilakukan di jalan tol sesuai inisiasi Basarnas,” jelas Atika.



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Awas, Bahaya Kentut di Luar Angkasa : Okezone techno

Awas, Bahaya Kentut di Luar Angkasa : Okezone techno



CALIFORNIAAdaptasi hidup di luar angkasa tidaklah mudah. Semua kegiatan di luar angkasa berbeda jauh dengan yang ada di Bumi. Salah satunya adalah saat buang angin atau ketut. Tubuh manusia mempunyai bermacam-macam gas di dalamnya. Dari karbon dioksida hingga nitrogen, serta hidrogen dan metana dimiliki semua oleh tubuh manusia.

Beruntung, Bumi mampu menyerap semua gas itu. Mengingat, fakta rata-rata orang dewasa kentut antara lima hingga 15 kali sehari. Tentu saja, jika Anda adalah manusia yang baik, maka melakukannya saat tidak ada orang di sekitar. Lantas bagaimana untuk astronot yang tinggal di luar angkasa? Astronot bekerja di ruang kecil bertekanan seperti kabin pesawat ulang-alik stasiun luar angkasa.

Jika Anda memasukkan gas yang mudah terbakar seperti hidrogen dan metana, seperti kentut ke dalam campuran. Kemudian, ada sesuatu yang terbakar di pesawat, maka akibatnya bisa berbahaya. Anehnya, itu bukanlah masalah terbesar yang terkait dengan kentut di luar angkasa.

(Baca juga: Ingin Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Diketahui, Ini Caranya)

Bagian terburuk dari kentut di luar angkasa adalah kurangnya aliran udara. Berbeda dengan di Bumi, sederhananya, baunya menghilang dengan aliran udara di sekitar Anda, sebagaimana dikutip dari Mashable, Kamis (6/5/2021).

“Kentut bisa terasa seperti hang out. Aliran udara tidak sebanyak di Bumi. Anda harus mengalirkan udara untuk menghilangkan kontaminan dan karbon dioksida,” kata astronot Mike Massimino kepada Gizmodo.

Massimino kemudian menjelaskan ketika Anda memperkirakan kentut akan datang, pergilah ke kamar mandi dan ‘lepaskan’ di sana. Seharusnya, ada lebih banyak ventilasi yang bisa membantu menghilangkan bau tak sedap.

(Baca juga: 5.5 Hari BBI, Ada Promo hingga Gratis Ongkir dari Platform E-Commerce)

 (sst)

(amr)



Source link

Continue Reading

FEED

Ini Alasan Hakim Mengabulkan Penangguhan Penahanan Jumhur Hidayat

Ini Alasan Hakim Mengabulkan Penangguhan Penahanan Jumhur Hidayat



loading…

JAKARTA – Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat bisa menghirup udara segar pascapermohonan penangguhan penahanannya dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Informasi dikabulkannya penangguhan penahanan Jumhur disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta melalui akun Instagramnya @lbh_jakarta.

Majelis hakim mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Jumhur karena yang bersangkutan kooperatif dan memiliki anak yang masih balita. Selain itu, ada pula sejumlah tokoh publik yang bersedia menjamin.

Baca juga: Penangguhan Penahanan Jumhur Hidayat Dikabulkan, Din Syamsuddin: Sudah Seharusnya Demikian

“Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kabulkan permohonan penangguhan penahanan Jumhur Hidayat (mantan Kepala BNP2TKI). Permohonan tersebut dikabulkan dengan alasan: terdakwa kooperatif, terdakwa memiliki anak yang masih balita, dan adanya 17 tokoh publik sebagai penjamin,” demikian keterangan LBH Jakarta dikutip dari laman akun Instagram resminya, Kamis (6/5/2021).

Arif Maulana, Direktur LBH Jakarta yang juga tim kuasa hukum Jumhur Hidayat, mengonfirmasi bahwa penangguhan penahanan kliennya sudah dikabulkan majelis hakim PN Jakarta Selatan hari ini. “Ya betul,” katanya kepada MNC Portal.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Jumhur Hidayat mengajukan permohonan penangguhan penahanan kliennya ke Majelis Hakim PN Jaksel. Ada 20 tokoh nasional dan aktivis yang bersedia menjamin petinggi KAMI itu. Antara lain mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, ekonom Rizal Ramli, pakar hukum tata negara Refly Harun, politikus Demorkat Andi Arief, dan lain sebagainya.

Baca juga: Penangguhan Penahanan Jumhur Hidayat Dikabulkan Hakim

(abd)



Source link

Continue Reading

FEED

Hadapi Pemudik, Pemprov Jabar Siapkan 2.500 Ruang Isolasi

Hadapi Pemudik, Pemprov Jabar Siapkan 2.500 Ruang Isolasi




Pemudik sepeda motor melintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/5/2021) malam. Pada H-1 larangan mudik lebaran 2021, pemudik di Jalur Nagreg yang menuju arah Garut, Tasikmalaya dan Jawa Tengah terpantau ramai lancar dan didominasi oleh kendaraan roda dua.


© ANTARA/Raisan Al Farisi
Pemudik sepeda motor melintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/5/2021) malam. Pada H-1 larangan mudik lebaran 2021, pemudik di Jalur Nagreg yang menuju arah Garut, Tasikmalaya dan Jawa Tengah terpantau ramai lancar dan didominasi oleh kendaraan roda dua.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG–Gubernur Ridwan Kamil menyebutkan, Jawa Barat telah menyiapkan 2.500 ruang isolasi di desa-desa sebagai antisipasi pemudik nekat yang lolos penyekatan petugas dan berhasil sampai di kampung halaman. 

Namun tidak semudah itu, karena para pemudik ilegal tersebut harus menjalani karantina di ruang isolasi selama lima hari, baru boleh bertemu keluarga. “Maka di perkampungan kita sudah siapkan 2.500-an ruang isolasi, kita sudah intruksikan kepada perangkat desa bagi yang ngotot agar setiba di kampung halaman untuk dikarantina,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil saat telekonferensi Talk Show BNPB “Kesiapan Pemda Menghadapi Larangan Mudik” dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu malam (5/5). 

Emil mengatakan, nantinya hasil dari karantina lima hari tersebut akan diupdate di aplikasi Pikobar agar ketahuan angka jumlah pemudik yang memaksa mudik. 

“Ini sangat efektif. Tapi hasil akhirnya kita akan hitung berapa kenaikan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit. Karena provinsi Jabar sudah satu bulan, berkinerja sebagai satgas terbaik se-Indonesia,” katanya. 

Emil mengatakan Pemprov Jabar mengikuti arahan pemerintah pusat dengan tidak memperbolehkan mudik lokal meskipun berada di wilayah aglomerasi. Di Jabar, aglomerasi ada di Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Aglomerasi lain Bodebek meliputi Kab/Kota Bogor, Kab/Kota Bekasi, dan Kota Depok.  

“Narasinya sama dengan pemerintah pusat, mudik lokal itu tidak diperkenankan. Aglomerasi yang dibolehkan bergerak hanya untuk para pekerja saja,” katanya. 

Menurut Emil, masih ada sekitar 7 persen warga yang memaksa mudik dengan Jabar sebagai tujuan pemudik dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Kurang lebih 400 ribuan pemudik yang harus kami waspadai di wilayah Jabar,” katanya. 

Sementara itu, sesuai intruksi dari Kepolisian Republik Indonesia pada zona merah dan oranye sektor pariwisata ditiadakan. “Jadi sesuai kesepakatan zona merah oranye itu pariwisata ditiadakan dan ini sudah menjadi intruksi dari kapolri yang diizinkan hanya zona kuning hijau termasuk juga berlaku bagi pelaksanaan salat idulfitri 1442 H,” katanya. 

“Selama zona merah pariwisata ditutup. Untuk pariwisata yang berada di zona nonmerah dibuka dengan menyesuaikan kapasitas 50 persen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya. 



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close