Business is booming.

5 Wanita Ini Meninggal Secara Tragis Akibat Terobsesi Jadi Cantik | Keepo.me


Cantik adalah predikat yang ingin disandang setiap wanita. Untuk mencampainya, para wanita rela melakukan apapun, dari membeli produk-produk kecantikan eksklusif yang tidak ada jaminan keamanan hingga mengeluarkan kocek ratusan juta rupiah untuk operasi plastik yang memang sedang nge-trend di masyarakat.

Namun, terkadang untuk memperoleh sesuatu dengan jalan pintas akan ada harga mahal yang harus kita bayar, termasuk nyawa yang dipertarukan.

Wanita-wanita yang meninggal tragis karena obsesi kecantikan

Inilah yang terjadi pada beberapa wanita ini yang meninggal secara tragis hanya karena ingin tampil cantik.

1.

Diane de Poitiers, meninggal karena mengonsumsi emas cair

Obsesi kecantikan membaca bencana

Diane de Poitiers | www.history.com

Diane de Poitiers, wanita simpanan favorit Raja Henry II dari Prancis merupakan salah satu contoh nyata bahwa obsesi terhadap kecantikan terkadang bisa mendatangkan malapetaka.

Ketika para arkeolog Prancis menggali jasad Diane de Poitiers yang ditemukan pada tahun 2008, mereka menemukan kandungan emas yang sangat tinggi di tubuh dan rambutnya. Menurut dugaan, de Poitiers meninggal karena emas yang mengendap di dalam tubuh dan meracuni organnya.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Inggris, tampaknya de Poitiers kerap mengonsumsi emas agar tetap awet muda. Menurut catatan sejarah, wajah de Poitiers dikabarkan cerah bersinar layaknya wanita yang masih berusia 30 tahun. Padahal saat itu usianya sudah di atas 50 tahun.

Ahli forensik yang menganalisis tulang belulang de Poitiers juga menemukan jejak merkuri yang biasa digunakan untuk ramuan obat dari emas. Jasad de Poitiers menunjukkan adanya tanda penipisan rambut dan tulang rapuh.

2.

Eloise Aimee Parry, meninggal setelah mengonsumsi pil diet yang dibeli online

Obsesi kecantikan membaca bencana

Eloise Aimee Parry | www.mirror.co.uk

Eloise Aimee Parry, 21, dari Shrewsbury, Inggris meregang nyawa setelah mengonsumsi pil diet yang dibeli secara sembarangan. Ibunya Parry, Fiona mengatakan kalau putrinya merasa seperti terbakar dari dalam setelah menelan pil pelangsing tubuh tersebut.

Laporan toksikologi menunjukkan kalau pil yang ditelan Parry mengandung bahan kimia dinitrophenol yang sangat berbahaya. Sebelumnya, polisi telah memperingatkan bahayanya pembelian pil diet secara online.

Serem ya, padahal kalo dilihat-lihat tubuh Parry tidaklah gendut dan masih dalam batas wajar.

Baca juga: Habiskan Rp 20,6 Juta untuk Operasi Plastik Kucing Peliharaannya, Perempuan Cina Dihujat!

3.

Maria Gunning, meninggal karena make up berbahan timbal

Obsesi kecantikan membaca bencana

Maria Gunning | fiveminutehistory.com

Maria Gunning menjadi bangsawan yang disebut-sebut sebagai wanita paling cantik di Inggris pada abad 18 ini juga meninggal karena menjadi budak kecantikan. Maria Gunning didiagnosis meregang nyawa karena keracunan darah akut. Hasil penelitian mengungkapkan, penyebabnya adalah makeup berbahan timbal yang selalu dia gunakan seumur hidupnya.

Istri Earl of Coventry ini memang terobsesi dengan makeup. Sang countess selalu menggunakan bedak yang mengandung senyawa timbal, hidroksida, dan karbonat untuk memutihkan kulit wajahnya. Untuk menjadikan bibirnya merah, Gunning menggunakan perona berbahan merkuri.

Diduga penggunaan makeup berbahaya itu meresap ke pori-pori sang countess dan membunuhnya secara perlahan-lahan. Gunning dinyatakan meninggal pada tahun 1760. Dan ketika itu usianya masih terbilang muda 27 tahun.

Perempuan yang tersohor di kalangan bangsawan berkat kecantikannya ini justru meninggal dengan wajah rusak karena bahan kimia dari riasannya sendiri.

Baca juga: 7 Cara Memutihkan Wajah Secara Alami untuk Cerah yang Natural.

5.

Kakak beradik Eliana Ramos dan Luisel Ramos, meninggal karena diet ekstrim

Obsesi kecantikan membaca bencana

Eliana Ramos | www.foundagrave.com

Luisel dan Eliana Ramos adalah model Uruguay yang meninggal karena anoreksia. Kakak beradik ini sama-sama didiagnosis anorexia nervosa.

Pada tanggal 2 Agustus 2006, Luisel, 22, meninggal saat mengikuti pagelaran busana di Montevideo, Uruguay. Penyebab kematiannya adalah gagal jantung, diduga merupakan implikasi dari anoreksia. Luisel menerapkan diet ketat dengan hanya mengonsumsi lettuce dan cola selama berbulan-bulan.

Seminggu sebelum meninggal dia bahkan tak makan sedikit pun. Saat meninggal dunia, berat badannya hanya 44 kilogram dengan tinggi badan 175 cm dan indeks massa tubuh 14,5. Setelah kematian Luisel, Madrid Fashion Week memberlakukan persyaratan indeks massa tubuh minimal 18 untuk para model yang akan berpartisipasi.

Setahun setelah kematian Luisel, Eliana Ramos juga ditemukan meninggal di rumah kakek-neneknya. Model berusia 18 tahun ini juga meninggal karena gagal jantung, diduga karena malnutrisi.

Artikel Lainnya