Connect with us

VIRAL

5 Daerah ini Siap-siap ya, Siaran TV Analog Mulai Dipadamkan 17 Agustus Nanti

5 Daerah ini Siap-siap ya, Siaran TV Analog Mulai Dipadamkan 17 Agustus Nanti

[ad_1]

Kamis, 22 Juli 2021 – 16:19 WIB

5 Daerah ini Siap-siap ya, Siaran TV Analog Mulai Dipadamkan 17 Agustus Nanti

Ilustrasi – Siswa TK menonton tayangan Jalan Sesama di saluran Televisi Republik Indonesia (TVRI). Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA – Masyarakat di lima daerah ini sebaiknya bersiap-siap tidak bisa lagi menonton siaran televisi nasional, jika belum beralih ke siaran digital.

Pasalnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana memadamkan siaran televisi analog tahap pertama, yang akan berlangsung paling lambat 17 Agustus mendatang.

“Pemerintah dengan para pemangku kepentingan akan terus melakukan persiapan-persiapan sehingga proses transisi ke siaran televisi digital pada tanggal 17 Agustus 2021 berjalan dengan baik,” kata Kominfo dalam keterangan pers, dikutip Kamis (22/7).

Analog switch off (ASO) tahap I akan berlangsung di wilayah siaran Aceh 1 yaitu Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Kemudian Kepulauan Riau 1 meliputi Kabupaten Bintan, Karimun, Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang.

Banten 1 meliputi Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Serang.

Kalimantan 1 masing-masing Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda dan Kota Bontang.

Kalimantan Utara 1 meliputi Kota Bulungan dan Kota Tarakan.

SPONSORED CONTENT

loading…

loading…

[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

VIRAL

Peternak Yang Protes Jokowi Ditangkap, GMNI: Pertanyakan Klaim Kementan

Peternak Yang Protes Jokowi Ditangkap, GMNI: Pertanyakan Klaim Kementan
Seorang peternak membentangkan poster saat Jokowi melintas di tengah kunjungan kerjanya, tertulis dalam poster yang dibawanya, 'Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar'. FILE/Dok/Bambang

BuzzFeed – Viralnya video terkait seorang pria yang ditangkap akibat membentangkan poster saat mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan meninggalkan lokasi vaksinasi di area PIPP kota Blitar. Berdasarkan foto dan video yang beredar, pria tersebut membentangkan poster dengan tulisan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar.”

Usai kejadian tersebut, pria yang membentangkan poster itu pun langsung digelandang oleh polisi.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Arjuna Putra Aldino mempertanyakan klaim Kementerian Pertanian (Kementan) yang disampaikan oleh Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Sekjen Kementan) yang memproyeksikan neraca jagung hingga tahun 2021 mencatat adanya surplus.

“Disebutkan prediksi Kementan produksi jagung akan terus meningkat menjadi 32,65 juta ton pada 2021. Tapi faktanya peternak menjerit karena harga pakannya yang berbahan baku jagung kian meroket. Stok melimpah seharusnya harga terjangkau”, kata Arjuna, Kamis (09/09/2021).

Harga jagung yang terus naik selama lima bulan terakhir hingga menyentuh kisaran harga sekitar Rp 6.200 per kg pada Mei 2021, diatas harga yang dipatok oleh Permendag. Melambungnya harga jagung tersebut, turut menyebabkan harga pakan terkerek naik dari Rp 6.974 per kg pada awal tahun menjadi Rp 7.379 per Mei 2021.

Arjuna menyayangkan Kementan gagal menciptakan manajemen stok jagung pemerintah. Sehingga hanya secara data sering kali disebut melimpah, namun realisasinya tidak mencukupi. Menurutnya, manajemen stok jagung sangatlah penting untuk menjamin ketersediaan jagung nasional. Sehingga ketersediaan jagung tidak bergantung musim dan tidak sepenuhnya diserahkan pada mekanisme pasar yang membuat harga jagung dalam negeri sepenuhnya bergantung pada harga jagung dunia dan nilai tukar mata uang.

“Masalah klasik jagung seharusnya bisa diselesaikan dengan penciptaan manajemen stok, pengelolaan cadangan pasca panen. Sehingga ketersediaan jagung tidak bergantung musim dan tidak diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar bebas. Perlu ada tangan pemerintah untuk menciptakan keseimbangan permintaan dan pasokan,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga meminta Kementan untuk mengevaluasi rantai pasok atau alur tata niaga jagung. Pasalnya, harga jagung ditingkat konsumen tidak merefleksikan harga jagung ditingkat petani. Hal ini disebabkan rantai pasok jagung yang sangat panjang dan tidak efisien. Di setiap tahapan mata rantai pasok jagung terdapat tengkulak dan pedagang besar yang mengambil keuntungan yang relatif besar sehingga harga jagung ditingkat konsumen ikut malambung tinggi.

Untuk itu, GMNI meminta Kementan bekerja memperpendek rantai pasok jagung agar lebih efisien serta untuk menghindari munculnya kartel yang mengendalikan pasar dan menghambat transmisi harga. Arjuna juga mengkritik peran Kementan yang hanya sebatas fokus pada dukungan sarana fisik, namun pengawasan dan penciptaan rantai pasok yang efisien tidak diperhatikan.

“Pemerintah harus melakukan intervensi memangkas panjangnya rantai pasok. Kementerian Pertanian harus turun tangan benahi tata niaga jagung. Karena distribusi logistik jagung salah satu faktor pembentuk harga. Jangan sampai lebih memilih impor, solusi instan untuk stabilitas daripada memperbaiki rantai pasok jagung. Kita tunggu political will dari Menteri Pertanian,” pungkasnya.

Continue Reading

VIRAL

Salut! Polisi ini Mandikan Jenazah Pasien Covid Sendirian Lantaran Tak Ada Tetangga yang Berani | Keepo.me

Salut! Polisi ini Mandikan Jenazah Pasien Covid Sendirian Lantaran Tak Ada Tetangga yang Berani | Keepo.me

Seorang polisi asal Semarang nekat memandikan jenazah pasien Covid-19 sendirian lantaran tak ada pihak sekitar yang berani melakukannya. Polisi tersebut bernama Aiptu Andi Surwano yang merupakan Anggota Sat Samapta Polrestabes Semarang.

Pada saat pemandian jenazah, Aiptu Andi ini hanya menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa jas hujan, jaket polisi hijau, sarung tangan, face shield. Menurut keterangan setempat, tidak ada satu pun warga yang ikut mendampingi pemandian, kecuali modin (juru adzan) setempat.

“Saat dipulangkan dari rumah sakit ke rumah. Warga tidak ada yang berani. Pak modin tidak mempunyai teman. Akhirnya saya diundang,” jelas Andi

Andi menambahkan, jenazah tersebut merupakan tetangganya sendiri di Perum Graha Sendangmulyo tempat ia tinggal di Tembalang, Semarang. Selain itu, tidak satu pun teman atau keluarganya yang tahu bahwa ia terpapar Covid-19.

Ketika memutuskan untuk memandikan jenazah, Andi pun harus beradu argumen dengan istrinya saat memandikan jenazah terpapar Covid-19. Namun, Andi memiliki niat mulia untuk membantu orang lain. Ia juga memiliki ilmu cara memandikan ijazah.

“Awalnya saya ribut sama istri karena takut terpapar saat memandikan jenazah. Tapi saya bilang yang saya lakukan untuk menolong orang,” ujarnya.

Saat prosesi pemandian, Andi menggunakan peralatan perlindungan yang komplit, sehingga ia yakin hal itu akan meminimalisirnya ikut tertular Covid.

“Saya pakai APD dirangkap jas hujan, dirangkap jaket polisi, sepatu boot saat memandikan jenazah. Masker saya rangkap tiga, pakai face shield juga. Yang saya tidak punya itu sarung tangan, maka saya lalu meminta tetangga yang merupakan petugas Puskesmas,” jelasnya.

Andi telah mengetahui risiko yang dihadapi saat memandikan jenazah. Dirinya harus mengkarantina setelah melakukan pemandian.

“Saya tidak langsung pulang ke rumah setelah memandikan jenazah. Saya mandi di rumah yang satunya dan baju saya beserta jas hujan langsung saya rendam detergen. Ya begitulah risikonya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, setelah jenazah dimandikan, lalu dimakamkan ke Demak.

“Saya meminta doa agar saya kuat dapat membantu masyarakat,” kata Andi.

Link Sumber Berita 

Continue Reading

VIRAL

Ogah Nikahi Pacarnya, Pria Ini Mencuri Biar Ditangkap Polisi

Ogah Nikahi Pacarnya, Pria Ini Mencuri Biar Ditangkap Polisi

Dengan menjadi maling, pria ini berharap calon mertuanya tidak akan merestui pernikahannya

Meskipun memang ada yang namanya perceraian, namun sebagian besar orang beranggapan bahwa pernikahan harus diupayakan sebagai suatu hal yang dijalani sekali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, mengambil keputusan untuk menikah bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Satu keputusan itu bisa memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan kita nantinya sehingga sayang sekali rasanya jika pernikahan dilaksanakan hanya karena tuntutan zaman dan orang lain.

Seorang pria di China menyadari hal itu menjelang hari pernikahannya. Dia sadar bahwa sebenarnya dia tidak benar-benar ingin menikahi kekasihnya dalam jangka waktu dekat.

Jadi maling hanya karena ogah nikah.

Diam-diam sang calon mempelai pria tidak mau menikahi kekasihnya. | www.storypick.com

Dilansir dari Odditycentral.com (23/01), seorang pria di Shanghai, China, yang seharusnya menjalani pernikahan dengan kekasihnya pada tahun ini, tiba-tiba saja menyadari bahwa sebenarnya dia mungkin tidak benar-benar ingin menyunting kekasihnya itu.

Sang pria, yang dikenalkan di media dengan nama Chen, sebenarnya bisa saja mengungkapkan pikirannya secara jujur kepada kekasihnya. Namun, dia tidak tega mengungkapkan ketidakyakinannya sehingga dalam benaknya pun terbersit sebuah ide yang unik sekaligus bisa dianggap kontroversial.

Jadi maling hanya karena ogah nikah.

Chen agak terkejut karena tidak menyangka polisi akan datang lebih cepat ke kediamannya. | www.odditycentral.com

Status sosial dan nama baik merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat China. Oleh karena itu, Chen pun mendapatkan ide untuk membuat dirinya disoroti sebagai seorang kriminal sehingga keluarga dari pihak kekasihnya kemungkinan besar tidak jadi merestui pernikahannya, sehingga Chen pun bisa membatalkan pernikahan yang tidak diinginkannya itu.

Lantas, pada akhir bulan Januari, Chen pun dengan santainya memasuki sebuah studio tari di Shanghai dan mengambil sebuah speaker bluetooth di sana. Dia tahu betul bahwa tempat itu dipenuhi oleh kamera pengawas, tapi toh dia memang sengaja melakukan pencurian itu supaya ditangkap.

Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk mengidentifikasi Chen lewat kamera pengawas, dan saat pria itu didatangi di kediamannya, Chen pun tidak ragu-ragu untuk menceritakan motivasi sesungguhnya di balik pencurian yang didalanginya itu.

“Kekasihku ingin menikah dengan saya, tapi saya tidak mau,” ujar Chen yang tidak terlalu lama mendekam di kantor polisi setelah dia menggelontorkan situasi sesungguhnya kepada polisi.

Hingga saat ini, tidak diketahui apakah pernikahan Chen tetap dilaksanakan atau dibatalkan sesuai dengan keinginannya.

Source link

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close