Info

29 Tentara Dibunuh Tersangka Jihadis

Sebanyak 29 tentara tewas dibunuh di Niger barat dalam sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh para jihadis, kata kementerian pertahanan negara tersebut pada Senin (2/10) malam. Pemerintah pun menyatakan masa berkabung selama tiga hari.

Para tentara ditarget dengan menggunakan “alat peledak rakitan dan kendaraan kamikaze oleh lebih dari seratus teroris,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Dua tentara luka berat dan “puluhan teroris” juga tewas.

Serangan itu dilancarkan di dekat perbatasan Niger dengan Mali di tengah operasi militer yang ditujukan untuk “menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS” di wilayah tersebut berlangsung, menurut kementerian.

“Komunikasi dari para teroris, yang dipaksa mundur, telah disadap,” ungkapnya. Mereka menambahkan, para pelaku “mendapatkan keuntungan dari para ahli di luar,” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pemberontakan jihadis telah melanda wilayah Sahel di Afrika selama lebih dari satu dekade. Pemberontakan itu pecah di Mali utara pada 2012, sebelum menyebar ke negara-negara tetangga, Niger dan Burkina Faso, pada 2015.

Daerah “tiga perbatasan” antara Niger, Mali dan Burkina Faso sering menjadi lokasi serangan militan yang berafiliasi dengan kelompok ISIS dan Al-Qaeda.

Kekerasan tersebut telah memicu pengambilalihan kekuasaan oleh militer di ketiga negara tersebut. Niger menjadi negara terakhir yang menghadapi kudeta pada 26 Juli, yang menggulingkan Mohamed Bazoum, presiden yang terpilih secara demokratis.

Pada Agustus lalu, sedikitnya 17 tentara Niger tewas dan 20 lainnya terluka dalam sebuah serangan yang diduga dilakukan para jihadis di dekat perbatasan Niger dan Burkina Faso. [rd/rs]

Sumber Berita

Apa Reaksimu?

Lainnya Dari BuzzFeed